EKONOMI

1,2 Juta Tenaga Kerja Indonesia di PHK Akibat Dampak Virus Corona

Tenaga Kerja
Gelombang PHK akhirnya bermunculan, 1,2 juta orang tenaga kerja terkena dampak virus corona COVID-19. Hal ini berdasarkan catatan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Indonesia.

“Total jumlah perusahaan yang merumahkan tenaga pekerja dan PHK  74.430 perusahaan dengan jumlah pekerja/buruh/tenaga kerja 1.200.031 orang,” ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Rabu (8/4/2020).

Menurut data Kemnaker per 7 April 2020, sektor formal yang dirumahkan dan terkena PHK  39.977 perusahaan dan jumlah pekerja/buruh/tenaga kerja 1.010.579 orang dengan rincian pekerja formal dirumahkan 873.090 pekerja dari 17.224 perusahaan dan yang terkena PHK 137.489 orang dari 22.753 perusahaan.

Sementara jumlah dan tenaga kerja terdampak COVID-19 di sektor informal 34.453 perusahaan dan jumlah pekerja 189.452 orang. Terkait hal itu Menaker Ida meminta dunia usaha untuk menjadikan PHK sebagai langkah terakhir dalam upaya mengatasi dampak COVID-19 terhadap perekonomian.

Situasi memang berat, kata Menaker, tapi ini adalah saat yang tepat bagi pemerintah, dunia usaha dan pekerja untuk bersinergi mencari solusi mengatasi dampak penyakit yang disebabkan virus corona baru itu.

Untuk menghindari skenario tersebut Menaker Ida sudah melakukan dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan berbagai serikat pekerja/buruh mencari solusi serta langkah antisipasi dan penanganan dampak COVID-19 kepada dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan.

Comments

comments

BACA JUGA:  Rencana 500 TKA China Masuk Indonesia, Inilah Penjelasan Jubir Luhut
loading...