Beranda NASIONAL 2 Tim Sukses Jokowi Duduki Kursi Empuk Sebagai Komisaris BUMN

2 Tim Sukses Jokowi Duduki Kursi Empuk Sebagai Komisaris BUMN

Tim Sukses Jokowi
Dua orang tim sukses Jokowi kembali diangkat sebagai komisaris oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Kali ini, Eko Sulistyo dan Ulin Ni’am Yusron yang menduduki kursi empuk itu.

Eko diangkat Erick pada 9 Oktober 2020 dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT PLN. Padahal, bulan lalu Erick baru saja mengangkat dua komisaris anyar di BUMN kelistrikan itu.

Eko merupakan mantan Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) periode 2014-2019. Eko diangkat jadi Deputi IV saat KSP dipimpin Luhut Binsar Panjaitan. Dia juga menjadi tim sukses Jokowi sejak di Solo.

BACA JUGA:  Jokowi Tetapkan Pilkada 9 Desember Sebagai Hari Libur Nasional

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Eko diangkat menjadi Komisaris PLN karena dianggap punya pengalaman melayani masyarakat. Dia membantah bagi-bagi jabatan pada pendukung Jokowi

“Mas Eko kan dulu di KSP, beliau paham dan punya pengalaman di sana. Kita tahu saat ini PLN fokus ke pelayanan. Saat di KSP juga menangani hal-hal yang berhubungan dengan sosial masyarakat dan publik sehingga kita harapkan Mas Eko bantu support PLN,” kata Arya dikutip dari kumparan, Minggu (25/10/2020).

Eko juga tercatat pernah menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Solo 2003-2008. Eko sebelumnya juga mengaku kagum dengan kerja Jokowi yang turun ke bawah saat masih di Solo. Dia kemudian tercatat menjadi pendukung Jokowi mulai dari pemilihan Wali Kota Surakarta pada pertengahan 2010 dan pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2012.

Ketika pemilihan Presiden RI 2014, Eko dipercaya menjadi salah satu tim sukses Jokowi dengan menjadi Koordinator Lapangan Tim Relawan. Eko juga disebut sebagai orang dibalik pencetus gaya Blusukan Jokowi.

BACA JUGA:  Luhut Ngotot Ekspor Benih Lobster, Susi Merespons dengan Ekspresi Sedih

Selain Eko, salah satu pendukung Jokowi yang juga diangkat Erick Thohir menduduki kursi BUMN adalah Ulin Ni’am Yusron. Ulin mendapatkan kursi sebagai Komisaris Independen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development (ITDC) pada Kamis (8/10).

Alasan Erick mengangkat Ulin karena dinilai punya kemampuan untuk mempromosikan pariwisata yang tengah dibangun ITDC seperti Kawasan Mandalika di Nusa Tenggara Barat. Pengalaman Ulin yang lama berkecimpung di dunia media dan pemberitaan menjadi alasan. Dia juga membantah pengangkatan Ulin sebagai bagi-bagi jabatan ke pendukung Jokowi.

“Ulin itu kan dulunya dari media. Yang buat beritasatu.com dulu Ulin. Jadi, dia punya pengalaman medianya sangat kuat. Kami melihat ITDC sedang mengembangkan diri dan kami ingin ada komisaris yang kuat di bidang promosi,” ujar Arya.

loading...
Apa Tanggapan Anda Tentang Media Ini?