Kader Kebanggaan PAN Itu Akhirnya Ditetapkan Oleh KPK Sebagai Tersangka Suap Proyek APBD

INDEKS – Politikus PAN dan juga Gubernur Jambi, Zumi Zola terjerat kasus dugaan suap terkait proyek di Jambi. KPK telah mengumumkan penetapan tersangka Zumi Zola, sekaligus sebagai pertanda bau amis penanganan proyek di Jambi satu persatu terungkap.

“KPK telah menemukan bukti permulaan yang cukup terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi, sekaligus menetapkan 2 tersangka, yaitu ZZ, Gubernur Jambi, kemudian ARN, kepala bidang Dinas Bina Marga, juga merupakan Kadis PUPR Jambi, yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2018).

Zumi diduga telah menerima uang terkait proyek-proyek di Jambi. Jumlah uang yang diduga diterima Zumi sebesar Rp 6 miliar. “Baik secara bersama-sama maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji dan penerimaan lainnya dalam kurun waktu jabatan sebesar Rp 6 miliar,” sebut Basaria.

Kasus tersebut merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Kasus tersebut terkait dengan dugaan ‘duit ketok’ untuk memuluskan pengesahan APBD 2018. Dari kasus itu, empat orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni anggota DPRD Jambi Supriono, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PU Arfan, dan Asisten Daerah III Pemprov Jambi Saifudin.

KPK menduga ada ‘duit ketok’ yang digunakan untuk memuluskan pengesahan APBD 2018. Duit yang diduga berasal dari rekanan Pemprov Jambi ini dimaksudkan agar anggota DPRD Provinsi Jambi menghadiri rapat pengesahan APBD Jambi 2018. Total ada Rp 4,7 miliar yang diamankan KPK dari jumlah yang seharusnya Rp 6 miliar.

BACA JUGA:  Lagi Asik Konsumsi Siputih, 3 Pelaku Diringkus Tim Polsek Bosar Maligas

Proyek permainan APBD di daerah yang akhir-akhir ini makin merebak, terungkap dari penetapan Zumi Zola sebagai tersangka. Bahkan permainan tersebut cenderung tak mampu dikendalikan. Antara eksekutif dan legislatif tak ada bedanya. Mereka memanfaatkan proyek-proyek APBD-APBN untuk mengembalikan modal pencalonan.

Sementara sebelumnya, Sekjen PAN, Eddy Soeparno, menyebutkan mantan aktor itu merupakan kader kebanggaan mereka. PAN disebut Eddy menghormati proses hukum di KPK. PAN sangat komit dalam hal pemberantasan korupsi.

Zumi Zola pada saat diperiksa di KPK

“Zumi Zola merupakan salah satu kader yang dibanggakan oleh PAN karena dalam usia muda sudah mendapat amanah besar menjadi gubernur termuda di Indonesia,” ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Meski demikian, Eddy menyebut partainya tetap akan memberi bantuan hukum kepada Zumi Zola. “Mengingat Zumi Zola adalah kader PAN, partai akan memberi bantuan dan dukungan penuh kepada Zumi Zola dan memegang teguh asas praduga tak bersalah,” tegas dia.

BACA JUGA

Comments

comments

Loading...
loading...