PKS Mengajak Fahri Hamzah Berdamai Untuk Membesarkan Partai

Manuver Fahri Hamzah yang terus menyerang PKS dikhawatirkan dapat merugikan parpol dalam mempersiapkan tahun politik. PKS mengajak Fahri bersama-sama membesarkan partai.

“Pak Fahri kan masih selalu ingin di PKS. Ayo kita besarkan PKS bersama-sama. Kita tahan hasrat yang berpotensi membuat keadaan kian runcing, yang dapat berpengaruh pada suara PKS,” kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kepada wartawan, Kamis (1/3/2018) malam.

Mardani juga meminta Fahri untuk lebih rendah hati. Pasalnya, posisi Fahri di PKS masih menjadi polemik.

“Mudah bagi PKS menerima Pak Fahri jika kader dan pimpinan melihat Pak Fahri selalu rendah hati, bicara dengan lembut. Kan kebenaran tidak harus selalu melalui merasa benar,” ucapnya.

Sebelumnya, Fahri disinggung terkait pemecatannya di PKS. Fahri menuntut Presiden PKS Sohibul Iman mundur.

“Apa pun manuver yang dilakukan Presiden PKS Sohibul Iman sudah tidak akan menguntungkan partai. Dia telah menjadi beban partai dan kadernya. Maka sebaiknya ia segera mundur, mumpung belum terlambat,” ujar Fahri dalam keterangan tertulis, Kamis (1/3/2018).

Sohibul, kata Fahri, telah gagal memimpin dan mengelola konflik yang terjadi di PKS. Ia kemudian menyinggung pasang-surut persoalan hukum antara dirinya dan PKS.

PKS telah memecat Fahri sejak April 2016. Tak terima dipecat, Fahri melawan dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jaksel dan menang. PKS kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta, tapi kalah dan tetap harus membayar Rp 30 miliar kepada Fahri.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Balik Lagi ke Gerindra, Ada Apa?

Meski begitu, Sohibul menyebut partainya sudah tak menganggap Fahri sebagai kader sejak pemecatan dilakukan. Karena itu, jika Fahri berkukuh kembali ke PKS, Fahri harus mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Atas pernyataan itu, Fahri menganggap Sohibul sebagai sosok pemimpin yang tak taat hukum. Menurutnya, Sohibul-lah yang seharusnya meminta maaf kepadanya.

“Cara MSI memimpin PKS dan mengelola konflik gagal total. Masak mereka telah dinyatakan salah dua kali oleh pengadilan negara. Seharusnya yang terbukti bersalah yang minta maaf. Bukan malah mengembangkan wacana yang menunjukkan seolah PKS adalah partai yang tidak taat hukum. Hancurlah citranya!” tegas Fahri.

Diberitakan sebelumnya, Sohibul buka-bukaan soal pemecatan dan ‘dosa-dosa’ Fahri sehingga dipecat sebagai kader PKS. Fahri dituding berbohong dan membangkang dari perintah partai.

Comments

comments

Loading...