10 Rekomendasi Alim Ulama untuk Pengurus DPP PPP

IndeksNews – 10 Rekomendasi telah dihasilkan melalui Munas Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 10 rekomendasi tersebut harus dijalankan oleh pengurus DPP. 10 rekomendasi itu langsung dibacakan oleh Ketua Umum PPP M Rommahurmuziy pada acara puncak peringatan Hari Lahir PPP ke 45.

Romi menyampaikan rekomendasi pertama, meneguhkan komitmen bahwa Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah final. Kedua, forum Munas mengamanatkan PPP agar mengawal pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hingga akhir masa jabatannya.

“Ketiga, komitmen untuk terus mengawal pemerintahan yang terpilih dengan sah,” kata Rommahurmuziy di Hotel UTC, Semarang, Sabtu (14/4/2018).

Lanjut Romi, para ulama meminta pemerintah memberikan perhatian lebih kepada pendidikan agama, madrasah dan pondok pesantren baik negeri maupun swasta. PPP juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya gerakan-gerakan radikalisme berbasis agama serta berperan aktif memerangi ujaran kebencian dan hoax.

“Meminta perhatian lebih pemerintah untuk pendidikan agama, madrasah, dan ponpes yang berjumlah 72 ribu di mana 92 persennya adalah swasta,” ujarnya.

Kemudian kata Romi, rekomendasi ke-6 adalah mendorong dilanjutkannya redistribusi aset yang dilakukan pemerintah terhadap masyarakat miskin. Terkait kontestasi Pilkada dan Pemilu Serentak, Forum Munas mengamanatkan agar membantu mencegah praktik politik uang.

Rekomendasi ketujuh, PPP diminta membantu aparat penegak hukum memberantas korupsi di Indonesia. Poin kedelapan, para ulama meminta PPP terus berkontribusi mewujudkan perdamaian dunia. “Kesembilan, menguatkan institusi pemberantasan korupsi,” katanya.

Rekomendasi terakhir terkait kriteria cawapres bagi Jokowi. Rekomendasi khusus cawapres ini dibagi lagi menjadi 5 poin. Di antaranya, Terpenuhi syarat menurut Islam, memiliki kompetensi dan integritas yang aspiratif, santun, santri berilmu dan berjiwa ulama.

BACA JUGA:  Inilah Tiga Sikap Politik Gerindra Terkait Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

Kriteria berikutnya, cawapres Jokowi harus peduli dengan rakyat. Terakhir, Jokowi disarankan menggaet cawapres dari berasal dari generasi muda. “Muda dan milenial agar mampu menyesuaikan dengan perkembangan generasi,” pungkas Romi.

Comments

comments

Loading...