Tunggak Pajak, Puluhan Kendaraan Roda Dua dan Empat Terjaring Razia

Tunggak Pajak, Puluhan Kendaraan Roda Dua dan Empat Terjaring Razia

IndeksNews – Puluhan kendaraan roda dua maupun empat terjaring razia karena pemiliknya lakukan tunggakan pajak kendaraan antara satu hingga dua tahun. Kendaraan yang terjaring razia ini langsung ditilang oleh Samsat DKI Jakarta Selatan dan Satwil Lantas Jakarta Selatan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Selasa (24/4/2018).

Salah seorang pengendara, mengaku sudah hampir dua tahun belum memperpanjang STNK, disebabkan dia tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai dengan nama dalam STNK. Karena selain membayar pajak kendaraan dirinya juga harus balik nama.

“Saya beli motornya bekas dan belum balik nama, akibatnya saya telat bayar pajak kendaraan hampir dua tahun. Sekarang saya harus cari duit dulu untuk bayar pajak dan balik nama,” ujarnya.

Sementara itu Kanit PKB BBN-KB Jakarta Selatan, Khairil Anwar mengatakan, razia yang dilakukan ini sudah sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 mengenai pengesahan STNK yang sah setiap tahun. Ini dilakukan tujuannya agar pemilik kendaraan taat membayar pajak.

“Razia ini juga salah satu upaya membuat efek jera bagi pemilik kendaraan agar mereka taat membayar pajak. Dengan demikian, bagi kendaraan yang tidak membawa STNK yang sah termasuk menunggak pajak, dia dianggap melanggar aturan, makanya kami ambil tindakan untuk ditilang,” kata Khairil Anwar.

Operasi ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib membayar pajak kendaraan bermotor. Makanya ia mengimbau agar masyarakat membayar pajak setiap tahunnya secara tertib. Dalam razia ini sebanyak 41 kendaraan yang menunggak pajak sudah diambil tindakan. Kendaraan-kendaraan tersebut terdiri dari 22 kendaraan yang masuk kategori telat bulanan dan 19 kendaraan yang masa pembayaran pajaknya sudah terlambat lebih dari satu tahun.

BACA JUGA:  Gara-Gara Merokok Saat Isi Bensin, Tujuh Kios Ludes Terbakar di Agam Sumatera Barat

Sedangkan Kasubag Tata Usaha PKB dan BBN-KB Samsat Jakarta Selatan, Budianto menambahkan, penindakan sebanyak 41 kendaraan bermotor, baik roda empat maupun roda dua tersebut memiliki potensi pajak sebesar Rp120.728.700. Menurutnya, angkat tersebut sebatas pajaknya dan belum denda.

“Selama ini memang banyak kendaraan yang nunggak pajak, makanya kami menggelar oparasi seperti ini. Kami sangat berharap kesadaran masyarakat akan bayar pajak nanti aman tumbuh berkembang, ” kata Budianto.

Di samping razia pada kesempatan ini juga dilakukan sosialisasi asuransi Jasaraharja kepada pengguna kendaraan bermotor. Sebab ini penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan pemahaman pengurusan klaim asuransi Jasaraharja.

Comments

comments

Loading...
loading...