Andi Arief Sebut Prabowo Jenderal Kardus, Lebih Menghargai Uang Ketimbang Perjuangan

BAGIKAN
Loading...

IndeksNews – Demokrat akhirnya cerai dengan Gerindra, sinyal mengejutkan ini dikirim oleh politisi Partai Demokrat Andi Arief di saat detik-detik akhir pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden. Batas waktu pendaftaran capres-cawapres di KPU hanya tersisa dua hari lagi, Demokrat harus bercerai dengan koalisi Prabowo Subianto yang digawangi Partai Gerindra.

Lewat akun twitter pribadinya, Andi Arief melontarkan ciutan keras. “Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus.” tulis Andi Arief melalui akun twitternya @AndiArief__

Andi kembali melontarkan pernyataannya. Nadanya semakin keras menyindir mantan Danjen Kopassus. “Jenderal Kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang sandi uno untuk mengentertain PAN dan PKS.”

Andi Arief secara tegas menyatakan sikap Demokrat menolak cara-cara yang dilakukan Prabowo dan Gerindra. “Partai Demokrat tidak alami kecocokan karena Prabowo dalam menentukan cawapresnya dengan menunjuk orang yang mampu membayar PKS dan PAN. Ini bukan DNA kami.” Ujarnya.

Andi Arief menyatakan rasa kecewanya terhadap sikap politik Prabowo. “Baru tadi malam Prabowo datang dengan semangat perjuangan. Hanya hitungan jam dia berubah sikap karena uang. Besar kemungkinan kami akan tinggalkan koalisi kardus ini. Lebih baik kami konsentrasi pada pencalegan ketimbang masuk lumpur politik PAN, PKS dan Gerindra,” pungkasnya.

Comments

comments

Loading...
loading...