Mungkinkah Ini Titik Terang Persaingan di Arena Pilpres 2019 ?

BAGIKAN

IndeksNews – Pertarungan di Pilpres 2019 sudah terlihat jelas. Ada dua pasang yang sudah terbentuk, Jokowi-Mahfud Md dan Prabowo-Sandiaga. Akankan dua pasangan itu benar-benar masuk arena Pilpres 2019 ?

Sejauh ini diketahui ada 4 tokoh yang mengurus syarat Pilpres 2019 ke pengadilan. Jokowi, Prabowo, dan Sandiaga Uno sudah mengurus surat tidak pailit ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

“Iya barusan Sandiaga (mengajukan). Sudah ada tiga orang yang ajukan, Jokowi, Prabowo, Sandiaga,” kata pejabat Humas PN Jakpus Jamaludin Samosir, Kamis (9/8/2018).

Sandiaga baru saja mengajukan surat tersebut. Surat tersebut diajukan dalam rangka melengkapi dokumen persyaratan untuk maju ke Pilpres 2019.

“Fungsinya surat keterangan di KPU, termasuk caleg DPR, itu wajib,” ujar Jamaludin.

Sedangkan Mahfud Md mengurus dokumen syarat ikut Pilpres 2019 Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Surat itu akan dipakai untuk persyaratan pencalonan sebagai pejabat negara.

“Atas nama Prof Mahfud MD mengajukan permohonan penerbitan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana pada 8 Agustus 2018,” kata Humas PN Sleman, Ali Sobirin saat ditemui di kantornya, Kamis (9/8/2018).

Surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana yang dikeluarkan PN Sleman tersebut bernomor surat 1030/SK/HK/08/2018/PNSmn.

Isi surat itu menerangkan bahwa Mahfud MD berdasarkan hasil pemeriksaan register perkara pidana pengadilan hingga saat dikeluarkan keterangan ini bahwa yang bersangkutan tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara dan tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan negeri yang mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih.

“Surat permohonan masuk, diajukan, dicek di register perkara pidana, yang bersangkutan tidak pernah dijatuhi pidana, kemudian surat ini dikeluarkan dan ditandatangani oleh Ketua PN Sleman, Erma Suharti,” jelasnya.

Ali menjelaskan alasan pemohon mengajukan surat tersebut karena akan dipakai untuk syarat calon pejabat negara.

“Berdasarkan keterangan pemohon, surat keterangan ini diajukan dan dimohonkan untuk dipergunakan sebagai persyaratan pencalonan sebagai pejabat negara. Surat sudah dikeluarkan tanggal 8 Agustus dan diambil saat itu juga,” ungkapnya.

Prabowo dan Sandiaga sejauh ini diusung Gerindra. Partai berlambang kepala burung garuda itu berupaya menjual duet tersebut ke partai lain, yaitu Partai Demokrat (PD), PAN, dan PKS. Ketiga partai sedang mendalami opsi duet tersebut. Tanpa tambahan parpol, Gerindra tak bisa mengusung sendiri duet Prabowo-Sandiaga.

Sementara itu, Mahfud Md akan berpasangan dengan Jokowi. Sesuai dengan bocoran yang diungkap orang-orang dekat Jokowi, Mahfud memenuhi kriteria kisi-kisi cawapres Jokowi. Pasangan Jokowi-Mahfud Md disokong 9 partai, yaitu PDIP, NasDem, Golkar, PPP, PKB, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI.

Jika Gerindra mendapat sokongan dari parpol lainnya, rematch Jokowi vs Prabowo pada 2014 akan terulang. Namun kali ini cawapresnya adalah Mahfud Md vs Sandiaga Uno.

Comments

comments