Desri Ayunda: Dalam Berdemokrasi Kalah Menang Adalah Biasa

BAGIKAN
Pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018, Desri Ayunda, mengambil langkah cepat. Bergabung dengn Partai pohon beringin dan maju sebagai, anggota legislatif (caleg) Daerah Pemilihan Sumbar 1 yang meliputi wilayah pemilihanKota Padang.
Loading...

Pilkada 2018 pemilihan Pemilihan kepala daerah Partai Golkar mencalonkan Desri Ayunda, sebagai calon Wakil Walikota Padang nomor urut 1. Tentu pencalonan Desri Ayunda sebagai caleg bukan tanpa alasan yang tepat bagi partai Golkar

Saya maju di Pemilihan legislatif dapil 1 bukan kelatahan politik tetapi saya maju sebagai anggota legislatif hanya bertujuan untuk membangun negeri ini di jalur legislatif,

“Dalam demokrasi, kalah menang itu sudah hal yang biasa, tetapi bagi seorang politikus, kita selalu akan memberikan hal terbaik untuk negeri ini. Pengabadian itu bukan hanya bisa dilakukan di eksekutif, tapi di legislatif pun, kita juga bisa berbuat untuk negeri ini. Makanya saya bersedia maju sebagai anggota legislatif dari Partai Golkar, Allahmdulilah DPD 1 Golkar Sumatra barat, merestui saya sebagai bacaleg di daerah pemilihan Dapil I Sumbar,” ujar Desri.

Kini pilkada sudah selesai mari kita melangkah maju kedepan.”Kita berharap, seluruh komponen dan kelompok yang selama ini berbeda pilihan harus bersatu untuk mendukung walikota dan wakil walikota terpilih dalam merealisasikan program kerjanya 5 tahun kedepan,” ujarnya.

Terkait dengan dirinya maju sebagai Bacaleg dari partai Golkar, pada prinsipnya Desri Ayunda dari awal dirinya hanya ingin mengabdi untuk kemajuan daerah ini, terutama Kota Padang sebagai kota kelahirannya.

”Saya siap mengabdi di jalur legislatif bersama partai Golkar, karena tujuan kita dari awal membangun daerah ini, kita dukung pemimpin ke depan dan kita lakukan pengawasan dari lembaga legislatif,” tegasnya

“Bergabungnya saya di partai politik, itu kembali kepada keinginan jiwa, di luar dari materi, saya ada niat untuk membangun daerah dengan berbakti kepada masyarakat melalui dunia politik,” jelasnya.

Pilihan politiknya ini, lanjutnya bukan tempat untuk mencari materi. “Kalau mau cari uang, dunia politik bukan tempatnya, tapi di dunia usaha. Dan saya memilih dunia Politik semata mata untuk membangun daerah,” katanya.

Kenapa ia memilih partai Golkar? Ia mengatakan bahwa partai Golkar adalah, partai yang sudah berpengalaman, dan mampu menyalurkan aspirasi dirinya, dan ini bisa ia dapatkan di Golkar. “Sebenarnya, bisa saja saya di pusat, tapi saya berkeinginan memulai dari di daerah saya sendiri, karena saya punya niat dari awal untuk membangun daerah sendiri,” tandasnya.

ZULKIFLI

Comments

comments

Loading...
loading...