Diduga Lakukan Penipuan Politisi PPP Diperiksa Polisi Selama Empat Jam

BAGIKAN
Dicecar 16 pertanyaan terkait dugaan menipu dengan bayar material bangunan pakai cek kosong senilai Rp. 3 miliar, anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diperiksa Reskrimum Polda Lampung selama empat jam.
Loading...

Direskrimum Polda Lampung Kombes Boby pada Kamis (13/9/2018) membenarkan, terlapor Abdul Haris diperiksa secara tertutup di ruang penyidik atas dugaan penipuan terhadap Eti yang merupakan pemilik toko Pasifik di Jalan RE Martadinata, Teluk Betungbarat, Bandar Lampung.

“Terlapor diperiksa penyidik Kasubdit II Ditreskrimum Polda Lampung sejak pukul 10.00 WIB pagi sampai pukul 01:30 WIB,” ujarnya.

Pemeriksaan terlapor berdasarkan laporan LP/1018/VISI/2018 /SPKT / Sabtu 14 Juli 2018 Lalu. Kasubdit II Ditreskrimum Polda Lampung. Adapun korban penipuan Eti mengaku kalau Abdul Haris menipu dengan membayar pakai cek kosong sampai Rp. 3 miliar.

“Awalnya Abdul Haris mengaku mendapat proyek pembangunan di beberapa tempat yakni pada tahun 2013 seluruh pengerjaan sudah selesai dan sampai tahun 2016 belum juga ada pembayaran dengan alasan berbagai macam sampai akhirnya saya diberi cek 9 lembar yakni dari BNI dan Mandiri
sebagai cicilan namun saat akan saya cairkan ternyata tidak ada dananya. Saya merasa ditipu mentah-mentah dan mencoba datang ke rumahnya. Rupanya saya baru tahu hutang material tidak dibayarkan karena uangnya dipakai beli mobil dan rumah baru. Saya akhirnya melaporkan penipuan ini ke Polda Lampung,”katanya.

Comments

comments

loading...
loading...