Gubernur Riau Mengundurkan Diri dan Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

BAGIKAN
Karena maju sebagai calon anggota legislatif DPR RI 2019, Arsyadjuliandi Rachman mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Riau.
Loading...

Jabatan politisi Partai Golkar ini akan digantikan sementara oleh Wan Thamrin Hasyim, yang telah ditunjuk secara langsung sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau.”Saya mengundurkan diri. Artinya saya tidak menjabat sebagai gubernur lagi setelah DCT (Daftar calon tetap) ditetapkan,” ujar Andi Rahman, Kamis (20/9/2018).

Andi Rachman menyatakan, dirinya maju sebagai caleg DPR RI, akan kembali bekerja keras lagi untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. “Saya harus turun dan mengunjungi masyarakat. Saya harus ulangi lagi, seperti dulu saya jadi anggota DPRD dan juga Riau satu,” kata Andi Rachman.

Mantan Gubernur Riau yang telah menjabat selama 4 tahun ini akan ditugasi oleh partai untuk mengikuti pileg dan sekaligus untuk memenangkan capres dan cawapres yang diusung partai Golkar yaitu, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Andi Rachman menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Riau, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda), ASN, perwakilan kementerian yang ada di Riau, DPRD dan lainnya.

“Saya juga berterima kasih kepada para kepala daerah, seperti walikota, bupati yang telah sama-sama dengan kami melakukan pembangunan di Riau,” ujar Andi Rachman.

Andi Rachman mengaku selama bertugas sebagai Gubernur Riau banyak mendapat kesan. “Kesan saya, karena saya sebetulnya bukan orang birokrat. Tapi, saya mendapat kesempatan dan diberi amanah menjadi kepala daerah, tentu banyak pengalaman yang saya dapat dalam menjalankan roda pemerintahan ini. Baik itu dari sisi administrasi pemerintahan, sisi sumber daya manusia yang saya hadapi,” ungkap Andi Rachman.

Diapun memiliki pengalaman, bagaimana melihat pembangunan yang harus diprioritaskan untuk mensinergikan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota.

“Dan juga, pengalaman lain bergaul secara regional, terutama masalah manajemen di pemerintahan. Apalagi dalam kondisi seperti terakhir ini. Di samping kita menyelesaikan pembangunan yang sedang berjalan, dan juga yang kita hadapi dalam kekurangan penerimaan pendapatan daerah. Ini pengalaman yang bagus,” katanya.

Andi Rachman berharap ke depannya, Provinsi Riau harus melanjutkan pembangunan secara bersama-sama. “Yang paling utama adalah, bagaimana keamanan di Riau terus terjaga dan kondusif. Karena Riau sebagai provinsi yang tumbuh dan berkembang di Sumatera ini yang menjadi harapan nasional,” kata Andi Rachman.

Dia menegaskan, untuk membangun Riau lebih baik ke depannya, tentunya bersama-sama saling bahu-membahu agar kondisi stabil dan kondusif. “Kami tidak boleh lengah dengan kondisi-kondisi yang ada saat ini. Perkembangan global sangat dekat sekali. Tidak ada batasannya dan meski disikapi oleh Provinsi Riau,” ungkap Andi.

Selanjutnya, Gubernur Riau terpilih, Syamsuar, dan wakilnya Edy Natar Nasution, meyakini sudah memiliki program kerja dan langkah ke depannya untuk pembangunan Riau. “Ya, apalagi Riau sudah punya Perda pembangunan jangka menengah dan panjang dengan visis Riau 2020. Saya rasa Riau sudah punya konsep untuk itu,” pungkas Andi Rahman.

Comments

comments

Loading...
loading...