Perang Bintang di Dapil Sumbar 1, Para Tokoh Beken Bermunculan

Pemilihan umum legislatif (Pileg 2019) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar memunculkan kontestasi yang menarik di Dapil 1 Sumbar daerah pemilihan Kota Padang. Di sini terjadi ‘perang bintang’, banyak tokoh-tokoh beken Kota Padang maju dari dapil ini.

Di dapil ini tercatat nama-nama tokoh publik yang sudah dalam ingatan masyarakat. Desri Ayunda adalah salah satu. Caleg yang pernah maju di Pilkada Padang tahun ini, Desri Ayunda mohon doa restu kepada masyarakat Kota Padang untuk melangkah ke parlemen.

Desri maju dari Partai Golkar dengan nomor urut 10.

Karena banyak tokoh publik yang maju, persaingan untuk duduk di kursi DPR Provinsi Sumatra Barat dari Dapil 1 Kota Padang tampaknya sangat sengit.

Ditambah pula, sejumlah wajah baru, namun merupakan tokoh politik dan tokoh masyarakat ternama di Kota Padang akan ikut bertarung akan ikut meramaikan kontestasi di dapil ini.

Di samping Desri, ada mantan Wakil Walikota Padang Yusman Kasim yang merupakan Wakil Walikota Padang periode 2004-2009. Yusman Kasim diyakini bisa meraup jumlah suara maksimal di Kota Padang

Kemudian terdapat pula nama Harneli Bahar, istri Walikota Padang yang maju melalui PKS,  yang diyakini memiliki basis massa.

Dalam kelompok ini, terdapat pula nama Evi Yandri Rajo Budiman, anak Nagari Kuranji yang kiprahnya sebagai tokoh bisnis dan organisasi sudah dikenal masyarakat.

Wajah lama di legislatif Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang kini ikut meramaikan, ia mengadu peruntungan ke DPRD Provinsi Sumatra Barat melalui PPP. Di samping itu adalah anggota DPRD Kota Padang tiga periode lainnya, Malinda Rose dari Nasdem.

BACA JUGA:  Fahri Hamzah Mulai Serang PKS

Di luar nama-nama beken di atas, masih ada banyak lagi tokoh Kota Padang yang siap merebut hati rakyat di daerah pemilihan ini.

Para penantang ini tentu akan bersaing dengan para petahana, mereka adalah Rahayu Purwanti, SP, (PKS), Rahmat Saleh (PKS), Afrizal (Golkar), Suwirpen Suib (Demokrat), Indra Dt. Rajo Lelo (PAN), Hidayat (Gerindra), Yuliarman (PPP), Taufik Hidayat (Hanura), Apris (Nasdem), Albert Indra Lukman (PDI P).

Desri Ayunda kepada Indeksnews mengatakan, pertarungan Pileg 2019 untuk Dapil 1 Kota Padang kalau berkaca dari Pileg 2014, setiap partai hanya dapat masing-masing satu kursi. “Hanya PKS yang merebut dua kursi untuk Dapil 1 Kota Padang, artinya ada kemungkinan besar Partai Golkar nanti yang bisa dapat dua kursi,’‘ katanya.

Dirinya meyakininya kemungkinan besar partai politik yang bisa mendapat dua kursi di DPR Sumatera Barat itu yakni partai Golkar, jika dilihat dari calon-calon yang diusung.

‘‘Munculnya nama Yusman Kasim ini saya rasa akan cukup berpengaruh di Golkar. Kalau partai yang lain sepertinya masih tetap satu kursi,’‘ bebernya.

Sementara calon incumbent seperti Afrizal (Golkar), Taufik Hidayat (Hanura), menilai mereka masih tetap berpeluang mempertahankan kursi mereka di DPR itu.

‘‘Kita masih optimis untuk Kota Padang partai yang unggul itu Golkar, PKS, Gerindra, Demokrat dan PAN yang dianggap akan menempati posisi 5 besar partai teratas,’‘ katanya.

Desri Ayunda mengaku siap untuk bertarung di pesta demokrasi di Pileg 2019 ini, putra Koto Tangah ini mohon doa restu dari masyarakat Kota.

Desri sudah didaftarkan ke KPU secara serentak oleh partainya pada 20 September 2018 dan menempati nomor urut 10.

Sekarang diri nya sudah masuk di DCT, sudah ada 10 nama termasuk dirinya. Di antaranya Afrizal, Yusman Kasim, dan termasuk dua calon perempuan.

BACA JUGA:  Setelah PKS Kini PKB Dukung Gibran Maju Pada Pilkada Solo 2020

Desri optimis partai berlambang pohon beringin tu akan menjadi peraih suara terbanyak di Pileg 2019 mendatang.

‘‘Kalau di internal, caleg partai Golkar tidak ada persaingan karena basisnya sudah jelas. Kita punya zonasi masing-masing, kita lebih focus dulu ke basis masing-masing terlebih dahulu. Baru di tempat yang lain,” bebernya.

Desri Ayunda mengaku tak gentar menghadapi sejumlah tokoh politik ternama di Kota Padang, “Karena semua calon mempunyai perhitungan dan basis masing-masing,” ungkapnya.

Mirkadi Miyar, mantan anggota DPRD Kota Padang tiga periode dan juga politikus Partai Golkar sangat memberikan apresiasi terhadap langkah Desri Ayunda maju di pemilihan legislatif DPRD Provinsi Sumatra Barat.

‘‘Kita mendukung penuh niat Desri Ayunda sebagai wakil dari Kota Padang di DPRD provinsi karena kita meyakini ia mampu membawa aspirasi masyarakat Kota Padang di DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Padang,” ujarnya.

Hal senada juga ditegaskan Zulpardi Caleg DPRD Kota Padang Dapil 1 Koto Tangah yang akan maju menggunakan perahu Partai Golkar. Dia optimis, pada Pileg 2019 ini Partai Golkar mampu meraih minimal dua kursi di DPR Provinsi Sumatera Barat.

“Insya Allah peluang cukup besar. Karena mesin partai di Golkar ini memang bisa digerakkan. Saya sudah sangat nyaman di Golkar,” tegasnya.

Sementara Ketua DPD Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim di tempat terpisah mengatakan ada dua mantan kepala daerah yang akan maju bersama Partai Golkar dalam pemilu legislatif untuk menjadi anggota DPRD Sumbar. “Mantan Bupati Pasaman Benny Utama dan mantan Wakil Walikota Padang Yusman Kasim,” katanya.

“Selain itu ada juga Desri Ayunda yang sebelumnya ikut berlaga dalam Pilkada Kota Padang 2018 yang maju bersama Emzalmi,” tambahnya.

BACA JUGA:  Fahri Hamzah Mulai Serang PKS

Pihaknya mendaftarkan sebanyak 65 calon anggota legislatif kepada KPU Sumbar dan jumlah tersebut telah memenuhi kuota perempuan minimal 30 persen.

“Untuk calon anggota legislatif perempuan Golkar mencalonkan sekitar 38 persen dan caleg berumur di bawah 30 tahun sekitar 10 persen dalam Pileg 2019 ini,” katanya.

Ia mengatakan dalam pemilu ini pihaknya menargetkan kemenangan sehingga mampu mempertahankan posisi sebagai Ketua DPRD Sumbar. (ZULKIFLI)

Comments

comments

Loading...
loading...