Wahyu Iramana Putra: Nilai Adat Sudah Tergerus dari Generasi Muda

Kelurahan Gunung Pangilun bekerjasama dengan guru PAUD se-Kecamatan Padang Utara mengimplementasikan kembali nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK) bagi generasi penerus dalam rangka menjadikan Kelurahan Gunung Pangilun kelurahan yang madani.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2018 bersamaan dengan peringatan Hari Anak tingkat Kota Padang. Hadir dalam persiapan kegiatan Gebyar HUT Anak tersebut, Wakil ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan bahwa perkembangan zaman tak dipungkiri lagi ikut menggerus nilai-nilai adat istiadat serta seni budaya Minangkabau.
“Begitu juga pemahaman akan nilai-nilai agama, juga semakin berkurang di tengah masyarakat. Harus ada upaya semua pihak, agar kekuatan adat dan budaya bisa kembali menjadi pegangan hidup oleh masyarakat,” katanya Selasa (9/10/2018) di tengah persiapan lomba gebyar anak bersama guru-guru PAUD se-Kecamatan Padang Utara di Aula Pertemuan Kantor Lurah Gunung Pangilun.

“Dalam rangka Hari Anak tingkat Kota Padang ini kita kembalikan dan kita tanamkan nilai-nilai agama dan adat istiadat kita sebagai orang Minangkabau,” ujarnya.

Wahyu memberikan apresiasi kepada Lurah Kelurahan Gunung Pangilun yang telah memiliki kepedulian terhadap perkembangan anak di Kelurahan Gunung Pangilun dengan menggandeng guru-guru PAUD serta tokoh masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini ia nilai sangat positif untuk mempertahankan nilai nilai agama dan budaya.

“Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anaknya cerdas, aktif, kreatif dan patuh terhadap orang tua. Jika kita melihat perkembangan zaman belakangan ini, terkadang kita miris melihat pergaulan anak-anak yang jauh dari nilai-nilai agama dan adat Minangkabau itu sendiri,” tambahnya.

Wahyu mempertanyakan kemampuan para orang tua dalam menanamkan nilai dan norma-norma yang dahulu diajarkan oleh orang tua sejak berusia dini.

“Pertanyaan itu timbul karena banyak kita dengar bahkan melihat bagaimana seorang anak tidak menghormati orang yang lebih tua,” tambahnya.

Sementara itu Lurah Gunung Pangilun Andi Amir dalam kesempatan yang sama mengatakan Gebyar HUT Anak ini Kelurahan Gunung Pangilun juga mengadakan Gebyar Posyandu yang dipusatkan di Kantor Lurah Gunung Pangilun bekerja sama dengan Himpunan Guru-guru PAUD se-Kecamatan Padang Utara (Himpaudi).

Kolase dan Majujay

Ada tradisi yang mulai luntur di tengah-tengah masyarakat Minangkabau yang juga akan direvitalisasi kembali. “Kita juga akan melaksanakan lomba kolase rumah gadang antara ibu dan anak serta lomba tradisi Minangkabau yakni majujay,” kata Andi Amir.

“Tradisi majujay ini sudah mulai luntur di tengah generasi kita. Untuk itu kita upayakan untuk menghidupkan kembali tradisi Minangkabau yang merupakan bagian dari mendekatkan antara anak dengan orang tua,” terangnya.

Lomba-lomba lain yang juga akan diadakan seperti lomba membuat mainan tradisional antara orang tua dan anak, lomba pantun anak-anak, lomba bayi sehat serta lomba lagu anak-anak.

Andi Amir mengatakan kegiatan ini terlaksana tidak terlepas dari perhatian Wahyu Iramana Putra sebagai wakil masyarakat di Kecamatan Padang Utara melalui dana Pokir.
“Kita berharap dengan adanya perhatian pemerintah kepada anak-anak akan memotivasi anak dekat kembali kepada orang tua,” tambahnya.

Makanya, kata dia, lomba yang diadakan pun lomba komunikasi antara orang tua dengan anak. “Di tengah zaman yang canggih antara orang tua dan anak sudah jarang bersenda-gurau, mereka sibuk dengan HP-nya masing-masing,” tambahnya lagi.

Lebih jauh Andi Amir mengatakan kegiatan yang diadakan di Kelurahan Gunung Pangilun merupakan bagian dari mendukung program Walikota Padang untuk memperkuat ketahanan keluarga dan “Program 1821”.

“Program 1821”adalah program pemerintah Kota Padang di mana pada waktu tersebut warga kita menghidupkan TV, tidak menggunakan HP. Waktu dalam rentang pukul 18.00 sampai pukul 21.00 dihabiskan untuk beribadah dan milik orang tua dan anak dalam membangun komunikasi dalam keluarga.

Gebyar HUT Anak di Kelurahan Gunung Pangilun akan diikuti oleh peserta dari 20 utusan PAUD se-Kecamatan Padang Utara.

Kegiatan ini diharapkan akan dihadiri oleh Ketua Himpaudi Kota Padang, Harneli Bahar, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra sebagai inisiator kegiatan dan Camat Padang Utara serta tokoh-tokoh masyarakat.

Andi Amir berharap kegiatan tersebut sesuai dengan harapan Wahyu Iramana Putra, penanaman nilai-nilai budaya dan agama dan juga untuk perekat keharmonisan antara orang tau dan anak. (ZULKIFLI)

Comments

comments

Loading...
loading...