Bawaslu Kabulkan Permohonan DPC Partai Demokrat Sawahlunto

BAGIKAN
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sawahlunto mengabulkan permohonan DPC Partai Demokrat Kota Sawahlunto kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto. Permohonan tersebut dikabulkan dalam sidang putusan Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, Nomor : 01/PS.REG/03.06/IX/2018 tanggal 11 Oktober 2018.
Loading...

Dalam hal ini, DPC Partai Demokrat Kota Sawahlunto sebagai pemohon dan KPU Kota Sawahlunto sebagai termohon.

Ketua Bawaslu Kota Sawahlunto, Dwi Murini mengatakan, putusan tersebut diambil sesudah Bawaslu mengadakan sidang pleno yang diikuti oleh tiga komisioner Bawaslu lainnya yakni, saya, Wilma Erida dan Fira Hericel untuk memutuskan mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya.

“Keputusan ini membatalkan surat keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto nomor 122/HK.03.1-Kpt/1373/KPU-Kot/IX/2018 tanggal 20 September 2018 tentang Penetapan Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Sawahlunto 2019,” katanya di Kantor Bawaslu Kota Sawahlunto, Kamis 11 Oktober 2018.

Dalam keputusan tersebut caleg dari Partai Demokrat daerah pemilihan (Dapil) 2 Talawi dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dari daftar caleg tetap (DCT) yang sebelumnya telah terdaftar di daftar caleg sementara (DCS) atas nama Syamdirja.

“KPU Kota Sawahlunto harus menerbitkan SK baru untuk menetapkan Syamdirja sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto yang memenuhi syarat (MS) dalam daftar calon tetap (DCT),” tambahnya.

“Kemudian memerintahkan kepada KPU Kota Sawahlunto untuk melaksanakan putusan paling lama 3 hari kerja sejak putusan dibacakan,” tutupnya.

Dalam keputusan tersebut KPU dapat mengajukan koreksi ke Bawaslu RI paling lama 1 hari kerja sejak putusan dikeluarkan atau ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang paling lama 5 hari kerja dari sejak putusan dikeluarkan.

Comments

comments

Loading...
loading...