Sekalipun Mendekam di Penjara Ahmad Dhani Masih Sah Sebagai Caleg

BAGIKAN
Sekalipun musisi Ahmad Dhani Prasetyo kini mendekam dalam penjara, namun dia masih tetap sah sebagai calon anggota legislative pada Pemilu 2019 mendatang. KPU menegaskan, status Ahmad Dhani sampai saat ini masih belum memiliki kekuatan hukum tetap atau belum inkrah.
Loading...

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara terhadap musisi ini terkait pelanggaran UU ITE. Namun, Ahmad Dhani menyatakan banding terhadap vonis tersebut.

“Dia masih memenuhi syarat sebagai caleg. Karena, hukuman pidana yang dijatuhkan kepadanya belum inkrah. Caleg Partai Gerindra untuk Dapil Jatim 1 itu masih berencana untuk ajukan banding,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, Senin 28/1/2019).

Status Ahmad Dhani sebagai caleg DPR bias dikatakan tidak lagi memenuhi syarat apabila keputusan hukumnya sebagai terpidana sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap.“Kalau dia dijatuhi hukuman pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap, maka dia dinilai tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon. Nah, kita tinggal lihat, apakah putusan kepada ADP itu sudah inkrah atau belum,” tegas Wahyu.

Menurut Wahyu, KPU belum bisa eksekusi, hal itu sudah diatur dalam Surat Edaran KPU Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Calon Tidak Memenuhi Syarat Pasca Daftar Calon Tetap (DCT). Oleh KPU, surat tersebut sudah diedarkan ke KPU provinsi dan kabupaten/kota.

Pada surat tersebut dinyatakan TMS apabila terbukti melakukan tindak pidana berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Pasca-inkrah, KPU akan mengklarifikasi kasus pidana tersebut ke partai pengusung caleg. Jika inkrah terjadi saat surat suara sudah dicetak, maka nama caleg tak dapat dihapus.

Namun, KPU akan mengumumkan ke TPS bahwa yang bersangkutan sudah tidak memenuhi syarat sebagai caleg. Tetapi, apabila yang bersangkutan tetap mendapat suara pada hari pemilihan, maka perolehan suara tersebut akan dikembalikan ke partai.

“Nanti prosedurnya kita umumkan bahwa yang bersangkutan sudah bukan daftar calon tetap lagi, kan kita tidak mungkin menghapus surat suara yang sudah tercetak, tapi nanti tetap diumumkan ke TPS” pungkas Wahyu.

Hakim Ketua Ratmoho telah menjatuhkan vonis hukuman penjara selama satu tahun enam bulan penjara kepada terdakwa Ahmad Dhani. Ratmoho juga meminta jaksa untuk segera melakukan penahanan terhadap Dhani.

Keputusan majelis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Dhani dihukum dua tahun penjara. Hakim menilai Dhani melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUH.

Comments

comments

Loading...
Tonton Melalui Android Klik Di Sini
loading...