Satu Lagi Pengguna Narkoba Digelandang Satres Narkoba Polres Cilegon

Satres Narkoba Polres Cilegon menciduk seorang pria, MT yang diduga sebagai pengguna narkoba jenis sabu. Pelaku ditangkap oleh petugas di daerah Cibeber Kota Cilegon, Senin (04/02/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Penangkapan itu dibenarkan oleh Kabidhumas Polda Banten AKBP Edi Sumardi. Menurut Edi Sumardi penangkapan pelaku Penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu oleh Tim Satres Narkoba Polres Cilegon berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/44/I/Res 1.24/ 2019/Spk, tgl 04 Februari 2019.

“Berawal Pada hari Senin, 04 Februari 2019 sekitar pukul 19.00 WIB di depan mini market indomaret di Kecamatan Cibeber Kota Cilegon telah diamankan seorang laki-laki MT, kemudian tim Satres Narkoba melakukan penggeledahan dan menemukan Narkotika jenis Sabu,” ujar AKBP Edi Sumardi, Selasa (05/02/2019).

Edy mengatakan pada saat dilakukan penggeledahan Tim Satres Narkoba Polres Cilegon menemukan barang bukti berupa sebuah bekas bungkus rokok class mild kecil di dalamnya terdapat 1 (satu) paket plastik bening berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu – sabu yang ditemukan tidak jauh dari tersangka berdiri.

“Narkotika jenis sabu sabu tersebut didapat dari AB (DPO) dengan cara membeli Rp.500.000,- ,” ujar Edy.

Kabid Humas Polda Banten juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak sekali-kali mencoba narkoba. Dia juga mengingatkan agar warga berhati-hati dengan upaya penipuan yang mengatasnamakan petugas kepada keluarga para pengguna penyalahgunaan narkotika.

“Penyalahgunaan narkoba sangat meresahkan masyarakat di wilayah Indonesia, Kepolisian Daerah Banten akan selalu mengajak masyarakat untuk tidak mudah ikut-ikutan mengkonsumsi narkoba dan hati-hati jika ada oknum petugas yang akan melakukan upaya penipuan kepada pihak keluarga penyalahgunaan narkoba,” himbau AKBP Edy Sumardi.

Tersangka MT beserta barang bukti, kini diamankan di Polres Cilegon guna penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat pasal 114 ayat 2 dan 111 ayat 2 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara.

“Kami sangat serius memberantas peredaran Narkoba demi menyelamatkan anak negeri dari barang haram tersebut,”pungkas Edy dengan tegas

(Adm/BidHumas)

Comments

comments

Loading...
loading...