KPU Minta Fahri Hamzah Buktikan Tudingannya Terkait Kecurangan Pemilu 2019

Terkait tudingan yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah tentang data 15 juta pemilih dalam daftar pemilihan tetap (DPT) dikatakan Fahri tidak valid. KPU meminta Fahri untuk membuktikan tudingannya itu.

KPU juga meminta Fahri untuk menunjukkan data-data yang diklaimnya itu. Komisioner KPU, Ilham Saputra, meminta Fahri membawa para ahli untuk menganalisa tudingan itu untuk dibawa ke KPU, agar bisa dirundingkan bersama.

“Begini saja ya, kan kita sudah pastikan bahwa kita sudah menelusuri data ini bersama dengan partai-partai dan Bawaslu. Lantas kalau mau dibuktikan lagi, ya, kita berkordinasi lagi dengan partai-partai itu. Kita akan berkoordinasi dengan partai-partai itu apakah betul itu benar atau tidak,” ujar Ilham Saputra, Selasa (5/3/2019).

Sementara mengenai tudingan adanya data 9 juta orang lahir pada 1 Juli yang dicurigai Fahri, KPU mengatakan itu kemungkinan kesalahan pemilih yang lupa dengan tanggal lahirnya. Ilham juga mencontohkan data saat Pemilu 2014 yang lalu.

“Pengalaman 2014, misalnya saja, dari mana 9 juta 1 Juli itu kan, nah 1 Juli itu kan ya mungkin orang-orang yang lupa dengan tanggal lahirnya, dulu kan 2014 ditulis tanggal 1 juli itu 1 7 dikira 17 Januari, tergantung semesternya gitu, jadi kemudian itu data tersebut,” pungkas Ilham.

Comments

comments

Loading...
loading...