Caleg PKS Jadi Buronan Polisi, Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Selama 14 Tahun

BAGIKAN
Seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga merupakan imam masjid di Pasaman Barat, Sumatera Barat ini dilaporkan oleh keluarganya sendiri telah mencabuli anak kandungnya sendiri selama 14 tahun.
Loading...

Caleg yang berinisial AH ini kini menjadi buronan Kepolisian Resor Pasaman Barat. Hingga kini dalam proses pencarian usai petugas menerima laporan tindakan pencabulan yang diduga telah dilakukannya.

“Iya, terlapor berinisial AH ini caleg dari PKS. Hingga kini masih dalam proses pencarian,” ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso, Selasa (12/3/2019).

Polisi masih melakukan penyelidikan, namun AH diketahui telah kabur ke Jakarta. Sementara korban yang merupakan anak kandungnya sendiri mengakui bahwa sang ayah telah melakukan perbuatan bejat itu sejak usianya masih 3 tahun.

“Anak ini diduga dicabuli sejak berumur 3 tahun hingga 17 tahun,” ujar Iman.

Korban baru melaporkan peristiwa bejat ayahnya itu setelah menceritakan kepada neneknya. Kemudian nenek korban yang geram membuat laporan ke pihak kepolisian pada tanggal 7 Maret 2019 agar polisi segera menindaklanjuti.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai PKS Pasaman Barat, Fajri Yustian mengatakan bahwa pelaku bukanlah kader PKS. “Dia bukan dari Kader PKS, dia kita rekrut dari eksternal dengan pertimbangan karena setau kita beliau adalah imam Masjid Raya Sungai Aur dan guru ngaji,” ujarnya.

Dia mengakui tidak menduga sama sekali terkait perbuatan bejat pelaku, karena pelaku sangat terlihat baik dan rajin beribadah. “Terkait kasus ini, saya sudah koordinasi dengan teman-teman saya semua, kami terus terang aja, dia itu binatang bukan manusia, siapun itu yang melakukan hal tersebut binatang bukan manusia, sekarang kami menganggap dia tidak ada,” ujarnya kesal.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sumatera Barat, Irsyad Syafar saat dihubungi mengaku, belum mendapat informasi soal kasus dugaan pencabulan yang dilakukan salah satu caleg dari partainya.

Comments

comments

Loading...
Tonton Melalui Android Klik Di Sini
loading...