Kabar Mengejutkan, Zinedine Zidane Kembali ke Real Madrid

BAGIKAN
Sekalipun menang 4-1 atas Real Valladolid, Santiago Solari tetap terdepak dari kursi pelatih Real Madrid. Pemecatan ini dipicu oleh kekalahan menyakitkan Real Madrid dari Ajax di leg kedua babak 16 Liga Champions dan kalah dua kali secara beruntun dari musuh abadinya Barcelona. Hingga akhirnya manajemen tidak lagi memaafkan Solari.
Loading...

Sejak Senin kemarin tersiar kabar Zinedine Zidane dipastikan kembali ke Santiago Bernabeu untuk menggantikan Solari. Pelatih asal Prancis itu akhirnya diumumkan kembali melatih Los Blancos dengan kontrak sampai 2022.

Zidane langsung diperkenalkan ke publik dan dipersiapkan untuk mengangkat performa Real Madrid di La Liga. Laga perdana Zidane bersama Madrid adalah menghadapi Celta Vigo 16 Maret mendatang.

Kembalinya Zinedine Zidane ke Real Madrid menjadi kabar yang cukup mengejutkan pencinta sepakbola khususnya fans Real Madrid. Perasaan mereka tentu terasa diaduk-aduk. Dan tentunya sangat bahagia menanti kepulangan sang idola.

Apalagi sejak awal musim ini Los Blancos terpuruk setelah ditinggal Zidane sebagai pelatih dan Cristiano Ronaldo sang mega bintang. Hasilnya sungguh menyakitkan. Real Madrid tersisih di dua kompetisi yaitu Copa del Rey dan Liga Champions. Yang membuat hati pilu adalah tersingkir di Liga Champions pada leg kedua babak 16, padahal mereka adalah juara bertahan.

Tersingkirnya Real madrid juga dengan cara yang amat tragis. Unggul di leg pertama di kandang Ajax Amsterdam namun pada leg kedua di markas sendiri di Santiago Bernabeu keok 1-4.

Sementara dii pentas La Liga mereka terseok-seok dan kini baru menempati urutan ketiga dengan selisih 12 poin dari musuh abadinya Barcelona.

Ternyata inilah yang membuat Zidane mau kembali melatih Los Blancos. ” Saya sangat mencintai klub ini melebihi dari segalanya,”ujar pria asal Prancis itu.

Rasa cinta Zidane terhadap Real Madrid dibuktikan dengan tidak mau menerima tawaran klub lain yang antre untuk dilatih manajer berusia 46 tahun ini. Zidane ingin mengembalikan nama besar Real Madrid. Dia tidak ingin klub yang juga pernah dibelanya ketika jadi pemain jadi klub kacangan.

Zidane pernah mewujudkan kejayaannya saat memimpin Los Blancos meraih gelar Liga Champions tiga musim beruntun dan total sembilan trofi sebelum memilih mundur pada Mei tahun lalu, keputusan yang menurutnya “untuk kebaikan semua orang”. “Ini hari spesial untuk semua orang,” kata Zidane dalam presentasinya.

“Saya sangat senang kembali ke rumah. Saya tak bisa berkata apa pun – saya sangat senang kembali dan saya ingin bekerja untuk mengembalikan klub ini ke tempat seharusnya.

Comments

comments

Loading...
Tonton Melalui Android Klik Di Sini
loading...