Antara Kertas Contekan Ma’ruf Amin dan Tablet Sandiaga Uno

Pembahasan Debat justeru berlangsung hangat ketika acara itu usai. Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin dituding oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggunakan kertas contekan saat menjalani debat cawapres, Minggu (17/3/2019).

Salah satu Juru Bicara BPN mengatakan, Ma’ruf terlihat menggunakan contekan saat membawakan pertanyaan dalam salah satu segmen. Bahkan, ia menyebut Ma’ruf terus membaca tulisan dalam kertas saat menjawab pertanyaan dari Sandiaga.

Namun tuduhan itu dibantah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Direktur Program TKN Aria Bima membantah tudingan Ma’aruf mencontek. Kertas yang dipegang Ma’ruf bukan salinan jawaban, melainkan data pendukung yang boleh digunakan saat debat berlangsung.

Bahkan Aria Bima balik menyinggung soal Sandiaga yang menggunakan alat dukung berupa komputer tablet. Menurut dia, Sandiaga pun beberapa kali melihat alat tersebut dalam sesi debat Minggu malam. “Kami lihat, pak Sandiaga juga pakai,” ujar Aria Bima.

Sementara, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno beberapa kali mengecek gawai berupa tablet saat debat merupakan bukti bahwa dia kekinian. Dengan menggunakan gawai merupakan tanda Sandi paham dengan teknologi.

“Bang Sandi memang semua disiapkan di situ, jadi kalau Anda ikutin Bang Sandi setiap hari, beliau kan selalu bawa tablet,” ujarnya di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Dahnil menjelaskan bahwa penggunaan gawai juga merupakan ciri khas anak zaman sekarang. Dan itu ada pula tercermin di dalam diri cawapres nomor urut 02 ini. Sandi memakai gawai juga sebagai bentuk komitmen melindungi lingkungan karena mengurangi pemakaian kertas.

Sementara, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi menyatakan belum bisa mengonfirmasi tentang boleh tidaknya penggunaan seperti yang digunakan Ma’ruf ataupun Sandiaga. “Coba tanya Pak Wahyu (Komisioner KPU Wahyu Setiawan) kesepakatannya sejauh mana,” pungkasnya.

Comments

comments

Loading...
loading...