Karena Film Mantan Manten Atiqah Hasiholan Belajar Maes.

Visinema Pictures kembali hadir dengan produksi film terbarunya bertajuk “Mantan Manten”. Menurut Anggia Produser Visinema Pictures, film Mantan Manten dikemas dengan genre drama cinta dan dibalut dengan sentuhan kultur budaya yang sarat akan nilai positif. Film Mantan Manten ini menggambarkan perjuangan seorang wanita bernama Yasnina yang diperankan oleh Atiqah Hasihoian.

“Mantan manten bukan hanya kisah cinta yang dibalut apik dengan latar belakang budaya Jawa tapi lebih daripada itu bagaimana ketahanan seorang perempuan untuk tetap bisa berdaya di titik paling rendah hidupnya,” Ujar Anggia di sela konfrensi pers di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/4/19).

“Ini beda banget dari peran yang selama ini aku jalani. Biasanya selalu jadi tokoh yang mendominasi, galak, sering bunuh-bunuh orang sekarang lebih nrimo, ini jadi tantangan tersendiri buat aku,” tambahnya.

Dalam film produksi Visinema Pictures ini dikisahkan bahwa Yasnina dikhianati oleh Iskandar yang mengangkatnya dari sebuah panti asuhan. Hingga akhirnya Yasnina harus kehilangan harta dan tunangannya.

Namun, ternyata Yasnina masih memiliki sebuah villa. Saat ingin dijual, ia harus berhadapan dengan seorang dukun manten hingga membuatnya menjadi asisten dukun tersebut.

Sosok Yasnina yang menjadi pusat perhatian dalam film Mantan Manten ini berasal dari kalangan berada. Dalam perjalanan karirnya yang tengah meroket, Yasnina harus menerima pahitnya kenyataan hidup ini diperankan Atiqah Hasiholan.

Berperan sebagai asisten dukun manten di film Mantan Manten, membuat Atiqah Hasiholan harus mendalami tata cara pernikahan adat Jawa. Walau, ia tidak menjalani ritual sakral yang biasanya dilakukan oleh dukun manten.

“Aku jadi tahu bahwa setiap riasan pengantin adat Jawa memiliki makna atau filosofi. Oleh karenanya setiap goresan di wajah tidak boleh dilakukan sembarangan. Makannya sebisa mungkin Aku belajar Maes dan semua tata cara merias pengantin.”ujar Atiqah.

“Kalau ini yang paling menarik bagaimana kita mengenal diri kita sendiri. Salah satunya berkenalan dengan budaya kita sendiri, filosofi-filosofi yang ada kita pegang, agama, budaya dan lain-lain.” ujar Atiqah.

Arifin Putra yang didapuk sebagai Surya di film Mantan Manten memerankan karakter Surya Iskandar mengaku bahwa dalam film ini ia memerankan karakter yang sangat kalem dan sebagai laki-laki yang tak berdaya atas perintah orangtua. Ia nerima atas segala yang diberikan oleh orangtuanya. Meski itu bertolak belakang dengan keinginan hati.

“Aku berperan sebagai Surya Iskandar. Kalau Surya ini dia lebih kalem dan nerimo istilah Jawanya sama keinginan orangtua,” kata Arifin Putra

Film garapan sutradara Farishad Latjuba ini dikembangkan bersama Jenny Jusuf dibintangi oleh aktor dan aktris seperti Atiqah Hasiholan, Arifin Putra, Tyo Pakusadewo, Oxel, Tuti Kirana, Dodit Mulyanto, Marthino Lio, Ria Irawan, Arswendi Nasution, Melisa Karim, Asri Welas, dan Aimee Saras ini mulai tayang 4 April di bioskop Indonesia. (@enny_hdyn).

Comments

comments

Loading...
loading...