Benarkah Nama Ridwan Kamil Terseret Kasus Korupsi Meikarta?

Pernyataan Neneng Rahmi Nurlaili terdakwa kasus suap proyek Meikarta yang menyeret nama Ridwan Kamil, ditegaskan oleh Gubernur Jawa Barat ini bahwa dirinya tidak ikut campur tangan dalam proses perizinan proyek Meikarta.

Ridwan Kamil yang akrab disapa kang Emil ini menyatakan, pada saat proses izin berlangsung statusnya masih sebagai Wali Kota Bandung. Hal itu dinyatakan oleh Kang Emil untuk menjawab pernyataan terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili dalam sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta yang menyeret namanya.

Neneng Rahmi Nurlaili yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, menyampaikan hal tersebut pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan Martadinata, Bandung, Rabu (10/4/2019).

Namun, Kang Emil menegaskan bahwa dirinya tak pernah ada pertemuan dengan pihak Kabupaten Bekasi soal pembahasan perizinan Meikarta. “Jadi saya kalau terkait Meikarta, semua di luar proyek Meikarta secara pribadi tidak ada sangkut pautnya sebelum saya dilantik. Karena posisi saya sebelumnya wali kota Bandung,” tegas Emil, Kamis (11/4/2019).

Dia pun mengakui memang ada niat dari dinas tata ruang kabupaten Bekasi ingin berkonsultasi dengan dirinya. Namun karena situasinya tidak memungkinkan sehingga Ridwal Kamil mengatakan menahan diri dan menyerahkan kepada dinas tata ruang dan Sekda.

Ia pun menuturkan, ketika menjabat sebagai Gubernur pun ia tidak pernah menyentuh persoalan Meikarta karena masih berperkara di pengadilan. Apalagi, sebelumnya KPK mengingatkannya untuk tak mengurusi Meikarta selama proses hukum berlangsung.

“Saya termasuk sangat taat hukum terhadap arahan KPK untuk tidak mendiskusikan apapun terkait dengan Meikarta,” ujar Emil.

Sebelumnya diberitakan, nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disebut dalam sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta, yang berlangsung Rabu (10/4/2019). Terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili dalam persidangan menyebutkan berencana bertemu Ridwan Kamil terkait urusan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bekasi.

Comments

comments

Loading...
loading...