Inilah Tanggapan KPU Terkait Beredarnya Exit Poll Pemilu Luar Negeri

Pelaksanaan Pemilu luar negeri sudah dimulai sejak 8 April hingga 14 April 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menerapkan sistem early voting atau memilih lebih cepat dibanding waktu yang ditetapkan di dalam negeri.

Hal itu disebabkan adanya perbedaan waktu antara Indonesia dengan wilayah luar negeri yang juga melangsungkan Pemilu. Namun, seluruh rekapitulasi suara baik di dalam maupun luar negeri akan serentak dihitung pada tanggal 17 April 2019.

Akan tetapi, ada beberapa wilayah di luar negeri seperti Melbourne dan Sidney di Australia, serta Berlin di Jerman kedapatan sudah merilis hasil exit poll mereka.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI langsung menanggapi hal tersebut dan menjelaskan bahwa pihaknya memang tidak mengatur regulasi exit poll Pemilu luar negeri. KPU hanya mengatur kegiatan tersebut untuk Pemilu dalam negeri.

Viryan menjelaskan exit poll dan quick count itu diatur untuk bisa diumumkan ke publik terhitung dua jam setelah pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat rampung dikerjakan. “Yang kami atur adalah exit poll di dalam negeri. Sudah diatur demikian, dua jam setelah pencoblosan selesai,” tegas Komisoner KPU RI Viryan Azis di KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Penjelasan Viryan ini mengacu pada ketentuan dalam pasal 449 ayat 5 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu (UU Pemilu). Di dalamnya dijelaskan, bahwa ‘pengumuman prakiraan hasil penghitungan cepat pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat 2 (dua) jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat’.

Pada pasal berikutnya, yakni pasal 6 UU Pemilu, juga dijelaskan bagi mereka yang melanggar ketentuan ayat (2), ayat (4), dan ayat (5) dikategorikan sebagai tindak pidana pemilu. “Exit poll itu kan pendekatannya berbasis kepada regulasi dengan pengaturan waktu di dalam negeri,” ungkapnya.

Sementara, Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengaku belum mendapatkan laporan soal rilis hasil Pemilu luar negeri lewat metode exit poll tersebut. Namun, Ilham enggan berkomentar lebih jauh soal perkara exit poll luar negeri yang memang tak diatur oleh KPU.

“Saya belum dapat laporan. Nggak mau spekulasi (karena) belum dapat laporannya. No comment,” pungkas Ilham.

BACA JUGA

Comments

comments

Loading...
loading...