Digitalisasi Mempengaruhi Tajamnya Perkembangan Industri Kopi di Indonesia

Perkembangan pesat digitalisasi di 5 tahun belakangan di Indonesia mempengaruhi banyak segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Begitupun yang terjadi di industri kopi di Indonesia yang naik tajam di 3 tahun terakhir, berbagai platform ecommerce, POS Kasir, dan dompet digital juga turut berkontribusi positif dan membuat banyak kemudahan baik kepada konsumen maupun pelaku usaha dan pegiat Kopi Indonesia.

Menurut Center Director SMS, Willy Effendy Kopi Craft juga didukung dengan mode pembayaran yang lengkap non tunai. Mulai dari kartu debit semua Bank, kartu kredit, dan dompet digital yang sudah ada di Indonesia.

“Program non tunai satu pintu ini disebut dengan QRIS atau QR Indonesia Standard yang dalam hal ini panitia Kopi Craft bekerjasama dengan Bank CIMB Niaga sebagai pusat dari semua QR yang ada,” Willy Effendy disela acara Kopi Craft 2019 di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Jawa Barat (17/4/19).

Hal ini membuat Koperasi Komunitas Kopi Indonesia (KOKOPI) melalui unit usaha pameran yang dikenal dengan Kopi United mengadakan acara Kopi Craft 2019. Acara yang diselenggarakan mulai 17 April – 21 April 2019, bertema Kopi Craft dengan mengangkat industri Kopi dari hulu sampai hilir lengkap dengan bisnis turunannya untuk diperkenalkan kepada konsumen di hilir.

“Kopi saat ini sudah seperti menjadi kebutuhan. Dan melalui pameran Kopi Craft juga untuk menambah ilmu tentang kopi bagi masyarakat. Tak hanya menikmati kopi, pengunjung dapat melihat bagaimana proses pengolahan kopi hingga kopi kekinian. Acara ini sekaligus sebagai rangkaian acara Downtown Walk Festival yang juga merupakan event untuk anak muda berkreasi dan menyalurkan hobi positif mereka lebih luas sebagai upaya membangun ekonomi mikro dan industri kreatif,” ujar,” ujar Willy Effendy

Endi Wariyanto dari tim CIMB Niaga menambahkan, acara Kopi Craft sejalan dengan visi dari CIMB Niaga dan Bank Indonesia yang sedang meningkatkan program Gerakan Non Tunai. Maka tak heran pada pameran kali ini akan dijumpai produk Penjualan biji Kopi terlengkap dari Gayo sampai Wamena, bermacam produk seduh Kopi sampai kopi kekinian, berbagai mesin Kopi, dan industri kreatif Kopi mulai dari parfum wewangian, sabun, lukisan dari ampas kopi, merchandise Kopi dan masih banyak lagi.

“Beberapa tenant ada yang menawarkan konsep franchise dan startup Kopi sehingga akan banyak pilihan diskusi bisnis dan konsumtif bagi para pengunjung.”jelas Endi

Tim Kopi United Kokopi meyakini bahwa pertumbuhan bisnis Kopi sekarang ini, kalau tidak diimbangi dengan pemekaran dan perluasan permintaan pasar maka bisnis Kopi tidak akan berkelanjutan. Agar selalu dapat berkelanjutan harus ada kesatuan yang terintegrasi baik mulai dari produksi, pengolahan paska panen, distribusi, pemasaran, metode transaksi, dan factor penunjang lainnya. Adalah sesuatu yang bagus bahwa minum Kopi di masyarakat Indonesia sekarang ini sudah mulai bergeser dari mulai gaya hidup perlahan tapi pasti sudah menjadi kebutuhan hidup.

Sejalan dengan visi Kopi United KOKOPI tersebut, Summarecon Mall Serpong menyambut baik kerjasama dengan Koperasi Komunitas Kopi Indonesia (Kokopi) dalam menggelar event Kopi Craft 2019 ini sebagai salah satu rangkaian event tahunan SMS, Downtown Walk Festival 2019, event yang dihadirkan untuk mengakomodasi hobi dan komunitas yang eksis di area favorit mal ini.

Dengan adanya banyak kemudahan pembayaran target transaksi selama 5 hari diperkirakan akan mencapai sedikitnya 1 milliar untuk makanan dan seduh Kopi saja.

“Acara Kopi Craft ini merupakan acara terbesar dari sisi jumlah tenant dan terlengkap metode pembayarannya sampai sejauh bulan April ini di tahun 2019. Harapan kami semoga Kopi Indonesia terus semakin maju dan kembali menjadi nomor satu dunia,” tandas Rini Hasanah dan Pitoyo sebagai penanggung jawab acara dari tim Kopi United.(@enny_hdyn).

Comments

comments

Loading...
loading...