Gudang Surat Suara di Pesisir Selatan Sumatera Barat, Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Polisi kini tengah mendalami kasus terbakarnya gudang penyimpanan logistik Pemilu 2019 di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Sejumlah saksi terkait kebakaran tersebut kini tengah diperiksa.

“Sudah ada 3 orang saksi di lapangan yang kita periksa. Namun, belum bisa dipastikan, belum tahu akibat apa,” ujar Kapolres Pesisir Selatan AKBP Ferry Herlambang, Senin (22/4/2019).

Di sekitar lokasi kebakaran terutama di Gudang Kecamatan yang digunakan KPU untuk Pemilu 2019 tersebut tidak ada kamera CCTV. Hingga kini polisi masih menyelidiki kebakaran itu.

“Dugaan kemungkinan dibakar bisa, tapi masih dalam penyelidikan. Kan hujan, kalau arus pendek tidak mungkin. Sengaja dibakar atau terbakar ini yang kami cek. Ada dua kemungkinan sengaja dibakar atau terbakar,” kata Ferry.

Ketika terjadi kebakaran pada dinihari tersebut sejumlah kotak suara berisi surat suara lengkap ikut terbakar. Fery mengatakan saat kebakaran sedang berlangsung penghitungan suara di kawasan tersebut.

“Jadi di Tarusan itu dibuat dua tempat untuk penghitungan, tapi masih dalam satu lokasi di kecamatan. Satu di aula, satu lagi di kantor kecamatan. Yang di aula selesai jam 12 lewat, kemudian kantor kecamatan jam 1. Nah di aula jam 12 lewat pintu ditutup dikunci. Saat yang masih menghitung di satu tempat lain, terjadi kebakaran tersebut,” ujarnya.

Sementara, komisioner KPUD Kabupaten Pesisir Selatan, Medo Fernando mengatakan gudang yang terbakar itu merupakan gudang logistik di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Koto XI Tarusan. Di sana terdapat 785 kotak suara yang berasal dari 157 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

BACA JUGA

Comments

comments

BACA JUGA:  50.000 Orang Terpaksa Mengungsi Akibat Kebakaran
Loading...
loading...