Merasa Dituduh Pelaku Perekam Video Aksi Penggal Kepala Jokowi, Seorang Guru di Sukabumi Lapor Polisi

Warga Netizen di salah satu Grup media Sosial sempat dibuat bising oleh ribuan komentar, dengan adanya postingan Video aksi penggal kepala Jokowi, yang disebarkan oleh akun Facebook grup Relawan Jokowi Sejati.

Sukabumi – Postingan yang dinilai mengundang cibiran dan kegeraman warga net sekitar 2.000 pengguna Facebook dan telah dibagikan sekitar 1,5 ribu kali. Kebisingan dari ragam komentar semakin tidak terbendung, setelah muncul tuduhan yang menyebut bahwa wanita perekam aksi ancaman penggal kepala Presiden Jokowi merupakan seorang guru di Sukabumi yang bernama Agnes Kusumahandari (53).

Agnes K yang merasa dirugikan atas tudingan tersebut langsung mengklarifikasi dan berkomentar bahwa tuduhan yang dilontarkan satu akun warga net, itu tidak benar dan salah. Merasa difitnah, Agnes yang mengaku guru SDN Pakujajar Sukabumi langsung melaporkan ke Polres Sukabumi Kota, Minggu (12/05/19) sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo mengatakan, merasa tidak melakukan yang di tuduhkan warga net, yang berisi tudingan,  bahwa perekam aksi ancaman penggal kepala Presiden Jokowi merupakan seorang guru, hingga membuat viral. “Merasa tudingan yang muncul adalah atas nama nama dirinya, dan merasa harus klarifikasi dalam satu laporan yang diajukan sudari Agnes, kasus ini sedang kita tangani dan ditelusuri tim ahli, untuk mengusut sebab pemicu viralnya tuduhan perekam aksi ancaman penggal kepala Presiden Jokowi,” tegasnya.

Adapun salah satu isi komentar seperti “Pelaku perekaman Guru SDN Pakujajar Sukabumi. Gaji ke-13 jangan dikasih. Belum Afdol kalau ibu perekam video ancaman pemenggalan kepala Presiden Jokowi ini juga belum diciduk,” tulis akun Relawan Jokowi Sejati.

BACA JUGA:  Rp 10 Triliun Dipersiapkan untuk Peluncuran Kartu Pra Kerja

Dihadapan polisi, Agnes menyampaikan keresahannya atas tudingan tersebut. Agnes sendiri merupakan wali kelas VI di SDN Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dan meminta pihak Polres Sukabumi Kota, bisa mengusut tuntas viralnya tuduhan yang memojokkan dirinya.

Reporter : Rudi Samsidi

BACA JUGA

Comments

comments

Loading...
loading...