AHY Dinilai Lebih Cocok Jadi Menpora

Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dinilai oleh Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, lebih cocok menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). AHY yang memiliki latar belakang militer dinilai cocok untuk mengatur olahraga di Indonesia.

“AHY cocok jadi Menpora, kan pengalaman dia dinas ketentaraan dengan pangkat Mayor,” ujar Refly dirilis Medcom.id, Senin (10/6/2019).

Menpora menurut Refly harusnya diisi oleh orang yang memiliki ketegasan dan jiwa muda yang tinggi. Jabatan ini tidak bisa diisi oleh para senior. Apalagi sosok AHY dinilai sangat sesuai. Selain pendidikan militernya, AHY juga masih tergolong muda dan dinilai bisa membangkitkan jiwa pemuda dalam olahraga jika menjadi Menpora.

“Dia (AHY) masih pemuda, Menpora itu bukan hanya olahraga tapi juga harus pemuda. Jadi kan dia (AHY) pas, pemuda dan olahraga ideal lah dia,” ungkap Refly.

Berita mengenai Demokrat yang tengah merapat ke koalisi Jokowi semakin santer. Pemicunya, kedekatan Demokrat dengan partai pendukung pemerintah yang semakin terlihat jelas ketika anak sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu rajin menemui Jokowi. AHY juga berkunjung ke rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat Lebaran.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengatakan pendekatan yang dijalin AHY terhadap Jokowi dan Megawati bertujuan untuk memperbaiki kondisi politik partainya. AHY butuh masuk dalam koalisi menteri kerja Jokowi untuk membangkitkan Demokrat.

“Yang pasti Jokowi membutuhkan Demokrat. Agar koalisinya (kabinet kerja) semakin kuat. Dan itu perlu izin dari partai-partai koalisi Jokowi-Ma’ruf tadi,” ujar Ujang kepada Medcom.id, Minggu (9/10/2019)

BACA JUGA:  Hanum Rais Dicibir Warganet, karena Sindir Kasus Penusukan Wiranto Rekayasa Belaka

Masuknya AHY dalam kabinet kerja Jokowi merupakan cara yang paling mutakhir membangkitkan Demokrat. Apabila AHY menjadi menteri, Demokrat bisa keluar dari keterpurukan pada Pemilu 2019.

Sumber: Medcom.id

Comments

comments

Loading...