Timnas Indonesia Terjungkal di Kandang Yordania

Timnas Indonesia menelan kekalahan secara telak 1-4 pada laga uji coba internasional di kandang Yordania. Bertanding di Stadion King Abdullah II, Amman, Yordania, Selasa (11/6/2019) malam WIB, gawang Indonesia dua kali jebol di babak pertama melalui kaki Faisal Baha dan Ahmed Hamdouni.

Pada laga ini Timnas Indonesia juga menelan kerugian akibat cedera yang dialami Ramdani Lestaluhu. Menjelang babak pertama berakhir, pemain asal klub Persija Jakarta itu digantikan oleh Andik Vermansyah.

Pada babak kedua, pelatih Simon McMenemy melakukan perubahan formasi dengan menarik keluar Riko Simanjuntak dan menggantinya dengan Alberto ‘Beto’ Goncalves. Perubahan di menit ke-56 itu diharapkan bisa membuat Skuat Garuda lebih ofensif.

Namun, Timnas Indonesia justru kembali kebobolan. Padsa menit ke-62, Andritany mengirim bola tanggung yang diserobot oleh pemain Yordania. Situasi itu dimanfaatkan Yousef Al-Rawashdeh untuk memberbesar keunggulan Yordania menjadi 3-0.

Pada menit ke-78, Yordania kembali memperbesar keunggulan menjadi 4-0 melalui aksi Hamza Al-Dardour. Pemain itu membaca posisi Andritany dengan baik, kemudian melepas tendangan curve yang tak mampu dijangkau kiper.

Timnas Indonesia baru bisa merspons dengan mencetak gol di menit ke-85 dari titik putih. Wasit memberi hadiah tendangan penalti setelah penjaga gawang Yordania, Amer Shafi menjatuhkan Beto. Beto yang dipercaya sebagai algojo sukses mencetak gol untuk memangkas ketertinggalan jadi 1-4.

Kekalahan itu menjadi modal bagi Indonesia untuk melakoni pertandingan melawan Vanuatu akhir pekan nanti. Dua laga internasional ini diikuti Indonesia sebagai persiapan tampil di babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Susunan Pemain

Timnas Yordania: Amer Shafi, Y Arab, T. Kattab, I. Hadad, F. Selbayeh, B. A. Alrahman, K. B. Ateyah, Ahmed Ersan, Ahmed Samer, M Altamari, Bahaa Faisal

Timnas Indonesia: Andritany; Yanto Basna, Achmad Jufrianto, Hansamu Yama, Riski Pellu, Evan Dimas, Riski Pora, Ruben Sanadi, Riko Simanjuntak, Ramdani Lestaluhu, Dedik Setyawan

Comments

comments

Loading...
loading...