Melakukan Aksi Perampokan Bersama Istri, Sang Suami Tewas Ditembak Petugas

Sebuah aksi perampokan dilakukan oleh pasangan suami istri (pasutri) bersama rekannya di toko pakaian berhasil dihentikan polisi. Sang suami, Daniel (32) tewas dihantam peluru petugas setelah melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam. Sementara rekannya, Heri Putra (25) turut dilumpuhkan saat hendak kabur.

Sebelumnya petugas dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, sudah mengamankan istri Daniel, terkait kasus penganiayaan. Pasutri ini nekat melakukan aksi perampokan lantaran terlilit hutang. Polisi pun menyita golok, pedang pendek, uang Rp 1,5 juta, topi, sweater hitam, serta kemeja loreng hasil curian dari tangan tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, komplotan rampok toko ini merupakan residivis dan sudah lima kali beraksi. Aksi perampokan yang diotaki Daniel tersebut beraksi di kawasan Bekasi, Depok dan Tangerang.

Kedua tersangka diamankan, pada Senin (1/7/2019). Heri dibekuk di rumah kontrakannya di Pengumben, Srengseng, Jakarta Barat. Sementara, Daniel di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

Pada saat beraksi, sang istri mengawasi dari luar duduk di atas motor. “Sasaran mereka adalah selalu toko dan ruko kelontong atau toko yang menjual pakaian. Mereka memilih toko atau ruko yang tanpa sekuriti dan berada di tempat sepi, serta selalu beraksi malam hari saat toko atau ruko hendak tutup,” ujar Argo, Selasa (2/7/2019).

Terungkapnya aksi perampokan ini  menurut Argo, berawal dari adanya laporan pengelola dan pemilik toko pakaian Alva Store di Kota Tangerang, yakni Budhi Ramadhani. Para tersangka telah melakukan aksi perampokan di toko pakaian tersebut, Jumat (28/6/2019).

Tersangka dengan menggunakan senjata tajam mengancam kasir toko lalu menggasak uang hasil penjualan toko Rp 1,5 Juta, sebuah sweater warna hitam, sebuah topi, dan satu kemeja warna loreng.

Kata Argo, dari keterangan pelapor dan saksi, terungkap bahwa saat itu tersangka datang bertiga dengan seorang perempuan yang merupakan istri Daniel, berboncengan motor. Itu terjadi  pada Jumat (28/6) sekitar pukul 22.20 WIB.

“Pada saat saksi menjaga toko di TKP, tiba-tiba 3 orang yang tidak dikenal yaitu seorang perempuan dan dua pria datang ke depan toko. Dua pria berpura-pura menjadi pembeli masuk ke dalam toko. Mereka menghampiri saksi atau korban dan salah seorang tersangka langsung mengeluarkan golok mengancam korban,” ujar Argo.

Sementara istri Daniel, menunggu di atas motor dan mengawasi situasi. “Dengan mengancam menggunakan golok dan pisau, seorang tersangka merampas handphone Oppo A3s warna merah milik korban yang sedang dipegang. Lalu tersangka juga mencekik leher korban dengan tangannya,” tegas Argo.

“Kemudian setelah tersangka meninggalkan toko diketahui tersangka telah mengambil uang tunai sebanyak Rp. 1.5 juta di laci kasir, dan beberapa pakaian yang ada di toko,” kata Argo.

Diungkapkan Argo, dari laporan korban, kemudian Unit 4 Subdit Resmon dipimpin AKP Rovan Richard Mahenu melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para tersangka. Ketika disergap tersangka Daniel menyerang petugas pakai sajam hingga dilakukan tindakan tegas.

“Namun dalam perjalanan di bawa ke rumah sakit, tersangka meninggal kehabisan darah. Rekannya juga dilumpuhkan kakinya karena berusaha kabur,” ungkap Argo.

“Sementara, istri D yang tinggal di Depok, sudah  ditangkap Polres Jakarta Barat karena kasus penganiayaan,” pungkas Argo.

Comments

comments

Loading...