Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Meninggal Dunia

Presiden Tunisia yang berusia 92 tahun, Beji Caid Essebsi, telah meninggal dunia, menurut staf kepresidenan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Essebsi, pemain utama dalam transisi negara tersebut ke demokrasi sejak 2011, telah dirawat di rumah sakit akhir bulan lalu dan menghabiskan seminggu di rumah sakit setelah menderita “krisis kesehatan yang parah”.

Sang Presiden hanya muncul dua kali sejak meninggalkan rumah sakit pada 1 Juli, dan kemudian dibawa lagi ke rumah sakit militer pada hari Rabu.

Kantornya merilis video pertemuan presiden dengan menteri pertahanan pada hari Senin, dan Essebsi tampak melemah, meningkatkan kekhawatiran tentang kebugarannya untuk melaksanakan jabatan.

Rached Ghannouchi, Presiden partai Ennahdha, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Essebsi “adalah seorang patriot sejati” dari Tunisia.

Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Meninggal Dunia 1

“Dia membuat sejarah sebagai presiden terpilih pertama Republik Kedua Tunisia. Dia ingin semua rakyat Tunisia menjunjung tinggi Konstitusi dan supremasi hukum dan mempertahankan jalur demokrasi kita, tidak peduli apa pun tantangan yang kita hadapi,

“Kami menyerukan semua warga Tunisia untuk mendukung dan menjadi bagian dari transisi kekuasaan yang damai sesuai dengan konstitusi kami, aturan hukum dan perlindungan lembaga-lembaga demokratis kami.”

Di bawah konstitusi negara itu, presiden parlemen akan memangku jabatan presiden selama 45 hingga 90 hari sementara pemilihan diselenggarakan.

Essebsi memenangkan jabatannya pada tahun 2014 setelah pemberontakan Musim Semi Arab di negara tersebut.

Dia baru-baru ini mengumumkan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan yang dijadwalkan untuk November, mengatakan orang yang lebih muda harus memimpin negara.

BACA JUGA:  Hakim Internasional PBB Setujui Penyelidikan Kasus Muslim Rohingya

Comments

comments

Loading...
loading...