Insiden Mati Listrik Massal Jadi Sorotan Media Asing, Presiden Jokowi akan Datangi Kantor PLN Pagi Ini

Insiden mati listrik massal yang terjadi di Jabodetabek dan beberapa wilayah lainnya di Pulau Jawa menarik perhatian media asing. Media internasional Reuters menulis insiden mati listrik ini terjadi di beberapa provinsi di Pulau Jawa, terutama Jakarta.

Insiden ini menyebabkan sejumlah moda transportasi tidak dapat beroperasi, serta sejumlah gerbang tol dan lampu lalu lintas tidak menyala.

Insiden mati listrik massal ini juga diberitakan oleh media lain dari Singapura, Channel News Asia dan The Straits Times. Berita ini juga dikabarkan di media lain seperti Texas Post dan The Sydney Morning Herald.

The Sydney Morning Herald menulis tentang dampak insiden ini terhadap sekitar 30 juta masyarakat. Pemadaman ini berawal pada pukul 11.50 WIB saat pembangkit listrik Suralaya gagal mengalirkan listrik dan mati.

Terkait pemadaman listrik yang mencapai 9 jam ini, Presiden Joko Widodo beserta lima menteri akan bertandang ke kantor pusat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pagi ini, Senin (5/8/2019). Hal itu dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani.

Vice President Public Relation PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Dwi Suryo Abdullah menyampaikan bahwa Presiden Jokowi akan datang pagi. “Jam 09.00 WIB,”. Namun Dwi mengatakan dia belum mengetahui soal agenda kedatangan Jokowi ke kantor pusat PLN.

Sebelumnya, terjadi pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta dan Banten, Minggu (4/8/2019) sejak Pukul 12.00 sampai 21.00 WIB. Menurut PLN, pemadaman terjadi berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

BACA JUGA:  Heboh, Ada Acara Kebaktian di Anjungan Sumatera Barat TMII

Comments

comments

Loading...
loading...