Jenderal TNI Andika Perkasa Meminta Masyarakat Berhenti Menghakimi Enzo

Enzo Zens Allie, calon taruna Akademi Militer (Akmil) keturunan Prancis yang telah menjadi polemik terkait ideologi negara, ditegaskan KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa, sudah selesai. TNI Angkatan Darat (AD) akan mempertahankan Enzo untuk mengikuti pendidikan di Akmil setelah melalui tes dan pemeriksaan ideologi.

“Tentang salah satu taruna kami, Enzo, kami berusaha untuk objektif, kami ingin terbuka, membuka diri, kami tidak akan mengklaim bahwa alat ukur yang kami miliki itu sudah valid. Maka kami juga mengambil salah satu alternatif alat ukur yang memang selama ini sudah dikembangkan, digunakan cukup lama, akurasi, validasinya bisa dipertanggungjawabkan karena sudah digunakan selama 8 tahun,” ujar Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (13/8/2019).

Dari hasil pemeriksaan dan tes yang dilakukan terhadap Enzo pada Sabtu (10/8/2019) dan Minggu (11/8/2019), calon taruna keturunan Prancis ini mendapatkan nilai 5,9 dari maksimal 7 untuk moderasi bernegara (ideologi).

Andika meminta masyarakat untuk berhenti menghakimi Enzo dan meminta kerabat dekat Enzo agar  membantunya menjadi perwira TNI AD yang mampu menjaga keutuhan NKRI. Apalagi, Enzo telah lulus seleksi awal calon taruna.

“Jadi kami berharap orang tua, lingkungan dekat, adik-adik kita ini taruna akmil dan semua orang yang menyayangi mereka untuk membantu. Membantu mereka dalam perjalanannya,” ujar Andika.

Andika juga meminta terkait isu Enzo membawa bendera berkalimat tauhid, tak usah diperpanjang. Semua pihak harus membantu taruna berdarah Prancis itu mencintai tanah airnya dan Pancasila.

BACA JUGA:  Inilah Daftar Pemenang Anugerah Adikarya Wisata 2019.

“Sehingga mereka benar-benar bisa menjadi perwira TNI AD yang memang sesuai dengan harapan yang bisa menjaga keutuhan NKRI. Yang bisa menjaga kehidupan beragama, yang beragama, yang bisa menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, keadilan dan persatuan, itulah harapan kami,” tandas Andika.

Comments

comments

Loading...
loading...