Hati-Hati Rekam Kegiatan Razia, Anda Bisa Dilaporkan

Petugas Razia
Operasi Patuh Jaya akan digelar oleh Ditlantas Polda Metro Jaya pada 29 Agustus hingga 11 September 2019 mendatang. Seluruh pengguna kendaraan akan ditertibkan terutama bagi pengguna kendaraan yang berlawanan arah termasuk kendaraan yang menggunakan sirine dan rotator.

Adanya kecenderungan masyarakat akhir-akhir ini menggunakan gadget untuk merekam setiap kejadian dan mendokumentasikannya, seperti merekam atau mengambil foto hingga video ketika dilakukan kegiatan razia lalu lintas.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, masyarakat boleh saja merekam atau mendokumentasikan baik dalam bentuk foto maupun video kegiatan razia tersebut asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Aturannya, orang tersebut harus minta izin terlebih dulu kepada polisi yang sedang melakukan razia. Biasanya ada ketuanya sendiri dalam melakukan kegiatan razia, boleh izin ke sana,” ujar Nasir, Selasa (27/8/2019).

Namun kata Nasir, apabila tidak izin atau sembarangan merekam atau mengambil foto bisa saja orang tersebut dikenakan ketentuan tentang perbuatan tidak menyenangkan. “Contoh, foto Anda diambil oleh orang lain dan dipublikasikan tanpa izin, anda pasti akan merasa keberatan, apalagi disalahgunakan. Jika sudah izin dan ditanya keperluannya untuk apa, itu tidak masalah,” tegas Nasir.

Nasir juga mencontohkan pengendara motor atau pengemudi mobil yang menggunakan kamera perekam di helm atau dashboard mobil. Apabila petugas menghentikan ketika razia, maka jika ingin tetap merekam harus minta izin.

“Tetap harus izin, semuanya yang bersangkutan dengan dokumentasi baik itu positif atau negatif harus tetap izin dari petugas itu sendiri. Apabila tidak izin akan dilaporkan balik karena perbuatan tidak menyenangkan,” pungkas Nasir.

BACA JUGA

Comments

comments

BACA JUGA:  Terdakwa M Irfandi Membantah Keterangan Saksi Oknum Polisi Dalam Sidang Lanjutan
Loading...
loading...