Ular Langka Berkepala Dua Berhasil Ditemukan Hidup-Hidup

Seekor ular langka yang terlahir berkepala dua yang terbentuk sempurna telah ditemukan hidup-hidup di AS.

Ular kayu itu pertama kali ditemukan oleh para ahli reptil saat sedang menyaksikan seekor ular betina melahirkan di Pine Barrens, daerah perhutanan di New Jersey.

Kedua kepalanya menyatu dalam satu tubuh, tetapi sepenuhnya independen satu sama lain, sehingga ular tersebut memiliki dua lidah dan empat mata yang berfungsi, dan taring 2 kali lebih banyak dari biasanya.

Namun, pakar lokal David Schneider dari kelompok lingkungan Herpetological Associates memutuskan untuk membawa ular itu ke penangkaran karena mereka mengatakan tidak mungkin bertahan hidup di alam liar.

“Tampaknya kepala di sisi kanan adalah yang lebih dominan, tetapi sesekali kepala lainnya ingin pergi ke arah yang berbeda,” kata Schneider kepada ABC News.

Ini bisa menciptakan masalah baru bagi hewan di alam liar, katanya.

Para pemerhati lingkungan berharap kedua kepala itu tidak membuat makan menjadi rumit.

“Kami mungkin akan mencoba dengan kepala dominan terlebih dahulu, dan hanya melihat apakah ia dapat menelan mangsa secara normal, maka akhirnya kami akan ingin menganalisanya dengan sinar X untuk melihat apa yang sedang terjadi di dalam tubuhnya, apakah ia memiliki dua perut? ”

“Kita hanya bisa berharap untuk yang terbaik,” tambahnya.

Schneider menemukan ular itu bersama seorang kolega yang nama depannya juga David, akhirnya mereka untuk menamai ular tersebut “Double Dave”.

Polycephaly (kondisi dimana suatu individu memiliki lebih dari satu kepala) secara teratur diamati pada ular dan kura-kura. Salah satu atraksi utama di Museum Sejarah Alam Jenewa di Swiss adalah Janus, kura-kura Yunani berkepala dua, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-22 awal bulan ini.

BACA JUGA:  PM Kanada Justin Trudeau Minta Maaf Atas Foto Rasis

Ular kayu tersebar luas di seluruh Amerika Utara bagian timur, dan racunnya bisa mematikan jika tidak dirawat. Lebih dari 5.000 orang diperkirakan menerima gigitan dari ular derik setiap tahun di Amerika, dengan akibatnya sekitar lima orang meninggal. Namun, sebagian besar gigitan lebih disebabkan oleh ular berbisa diamondback daripada ular berbisa kayu, yang menunjukkan perilaku yang kurang agresif.

Rattlesnakes adalah hewan ovovivipar, yang berarti mereka menyimpan telur di dalam tubuh sampai menetas, melahirkan anak yang hidup.

BACA JUGA

Comments

comments

Loading...
loading...