Rocky Gerung: Ibu Kota RI Harusnya Dipindah ke Sumatera Barat

Padang – Rocky Gerung seorang filsuf, akademisi dan intelektual publik Indonesia menilai, perpindahan ibu kota negara seharusnya ke Sumatera Barat bukan ke Pulau Kalimantan.

Rocky Gerung yang populer di di dunia pemikiran filsafat, merupakan seorang pengamat politik, peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi, dan dosen di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Gaya bicaranya yang lepas dan khas di layar kaca, terkadang sering membuat lawan bicaranya terdiam maupun terpancing emosinya. Tak jarang beberapa komentarnya terkadang memancing kontroversial, kerap dilontarkan olehnya. Ya, itulah sosok seorang Rocky Gerung yang kerap wara-wiri di layar kaca sebagai narasumber dan pengamat politik.

Ibu Kota Republik Indonesia (RI) harus pindah ke Minangkabau, tuturnya Rocky Gerung saat menjadi pembicara Gelar Wicara. Bertempat di Aula Almuqaram, Asrama Haji Padang, Sumatera Barat, Senin (09/09/2019).

Bila ibu kota berlandaskan kecerdasan, maka ibukota harus pindah ke Minangkabau. “Minangkabau berlimpah pemikiran dan IQ yang tinggi. Sederet nama seperti Tan Malaka, Muh, Natsir, Moh Hatta berasal dari Minangkabau ini,” ungkapnya Rocky Gerung.

Rocky Gerung juga mengatakan, pemindahan ibu kota ke Kalimantan sudah diputuskan oleh Presiden RI. Namun, pengkajian dan risetnya baru dimulai, itu namanya akal miring.

Harusnya kita lindungi Kalimantan dari bisingnya suara jet, hingga tidak banyak Burung – burung di Kalimantan yang punah. Juga membuat 1.000 ular hutan Kalimantan entah mengungsi ke mana. Karena memindahkan ibu kota ke Kalimantan adalah memindahkan beton saja, jelasnya Rocky Gerung.

Comments

comments

Loading...