Terlalu Lama Pendam Rasa Cinta, RG Akhirnya Tusuk Sang Gadis Impian

Tiga tahun sudah RG (22), memendam rasa cinta terhadap gadis impiannya, ZPD (16), siswa SMKN di Bandung, sejak sang gadis masih duduk di bangku SMP. Rasa cinta itu kian mengebu setelah ZPD menginjak bangku SMK, apalagi sang gadis terlihat makin cantik dan dewasa.

Namun, RG kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Sumur Bandung, setelah ia menusuk sang gadis impian karena terbakar api cemburu.

Awalnya, RG mengenal ZPD melalui seorang teman, kemudian mem-follow Instagram korban. Melalui media sosial tersebut, tersangka RG sering mengirimkan pesan singkat. Namun cintanya ternyata bertepuk sebelah tangan, karena pesan-pesan yang disampaikan pelaku hanya ditanggapi biasa-biasa saja oleh korban.

Pernyataan cinta yang disampaikan RG melalui medsos, ditanggapi oleh korban bahwa ia menganggap RG hanya sebatas teman. Namun, RG menterjemahkannya lain, sepertinya korban memberi sebuah harapan.

Sebelumnya RG dan ZPD pernah bertemu di Braga City Walk. Mereka berbincang selama 25 menit. Setelah itu, ZPD pulang kemudian memblokir Instagram milik pelaku RG. “Melalui Instagram teman, saya tanya ke korban kenapa memblokir Instagram saya. Tapi dia tidak menjawab. Kemudian saya lihat lagi di InstaStory, dia (korban ZPD) memposting kalimat menghina fisik saya. Saya sakit hati,” ujar RG di Mapolsek Sumur Bandung di Mapolsek Sumur Bandung, Jalan Babakan Ciamis, Kota Bandung, Selasa (10/9/2019).

Kemudian ZPD mengunggah status tak menyenangkan, RG pun marah. Apalagi di Insta Story, pelaku RG melihat korban mengunggah foto sedang berpelukan dengan seorang pria. Hati RG pun remuk, pria yang bekerja sebagai pelayan di sebuah kafe itu memendam dendam.

BACA JUGA:  Marak Aksi Pencurian, Dua Laptop dan Satu Ponsel Raib Digasak Maling

“Pelaku kemudian membawa pisau dapur dan pisau cukur ke sekolah korban. Dia menguntit korban dari rumah hingga ke sekolah di Jalan Wastukancana. Saat korban berada di luar sekolah, pelaku beraksi menusukkan pisaunya. Beruntung korban selamat dan saat ini dalam perawatan di rumah sakit,” ujar Kapolsek Sumur Bandung Kompol Ari Purwantono.

Ari menambahkan, ketika terjadi penusukan itu korban ZPD bersama temannya berlari ke sekolah, lalu minta tolong kepada petugas keamanan sekolah Very Nurmansyah. “Pelaku lari dan dikejar oleh petugas keamanan sekolah. Pelaku RG berhasil ditangkap setelah petugas keamanan sekolah dibantu petugas Dishub Kota Bandung. Setelah itu pelaku diserahkan ke Polsek Sumur Bandung,” tegas Ari.

Akibat perbuatannya pelaku RG dijerat Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat juncto Pasal 80 Undang=undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. “Pelaku RG terancam hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas Ari.

Comments

comments

Loading...
loading...