Pemko Medan Terkesan Tidak Berprikemanusiaan Penggusuran Masyarakat Sekitar Gedung Warenhuis

MEDAN | Masyarakat di sekitar Gedung tua Warenhuis jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Medan, Sumatera Utara mendapat perilakuan tidak adil terhadap pemerintah Kota Medan. Pasalnya penggusuran secara paksa yang dilakukan Satpol PP kota Medan sempat ricuh dan tidak mendapat konpensansi apapun.

Pemko Medan lepas tangan, Tidak bertangung jawab terhadap penggusuran dan pemenuhan hak untuk bertempat tinggal kepada masyarakat terdampak dari penggusuran tersebut. Dimana masyarakat yang sudah puluhan tahun dan membangun dengan hasil keringat mereka tidak diganti rugi oleh pemerintah. Terkesan tidak punya hati nurani dan tidak berprikemanusiaan, Jumat (13/09/19).

Kepala Divisi Buruh dan Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak Mengatakan “Pemerintah arogan dan tak berprikemanusiaan, dimana telah mengabaikan kepentingan hak dasar masyarakat untuk bertempat tinggal dan rumah itu dirobohkan saja tampa ada dispensasi yang diberikan pemerintah”.

Lanjutnya. “Masyarakat melalui Lembaga Bantuan Hukum Medan telah berupaya untuk bernegosiasi dan telah menyampaikan bahwasanya terhadap beberapa surat peringatan yang dilayangkan oleh dinas perumahan kawasan permukiman dan tata ruang telah ditanggapi dengan dikirimkannya surat Nomor:146/LBH/PP/IX/2019 tertanggal 02 September 2019 perihal : mohon penundaan pengosongan dan diberi kompensasi. Namun pemerintah kota medan dan jajaranya tidak merespon surat tersebut”.

“Ketika itu kita juga sudah hubungi wali kota Medan melalui WhatsApp dan terkesan cuek tampa memberi tanggapan. Selanjutnya kita juga sudah tanyakan ke Junaedi selaku petugas bagian pemerintahan. Beliau mengatakan berat untuk penyelesaiannya karena harus mendiskusikan hal tersebut kepada pihak terkait dan terhadap permasalahan tersebut Pemko Medan berencana mengagendakan pertemuan dengan pihak terkait serta masyarakat pada hari selasa 17 September 2019 yang akan datang, “Pungkasnya.

BACA JUGA:  Pulau Seram dan Ambon akan Tenggelam Akibat Gempa, Benarkah?

Tambahnya. “Penggusuran itu jelas telah terjadi kerusuhan karena ada perlawanan dari masyarakat yang merasa dirugikan dimana bangunan yang telah mereka dirikan dari hasil keringgatnya dirobohkan begitu saja tanpa ada memberikan kompensassi kepada masyarakat”.

“Pemko Medan juga terkesan tidak konsisten dalam penggusuran karena kenapa tidak dari dulu sebelum masyarakat mendirikan bangunan ada pelarangan pedirian bangunan. Selain itu Pemko Medan juga harus terbuka mengenai peruntukan Gedung Warenhuis dan wilayah sekitarnya. Pemerintah Kota Medan harus tetap bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat terdampak penggusuran,”Pungkasnya. (Acong Sembiring)

Comments

comments

Loading...