120 Surfer dari 16 Negara Jajal Ombak Terbaik di Dunia di Sail Nias 2019

Kompetisi Surfing International atau World Surf League Nias Pro 2019, merupakan rangkaian kegiatan Sail Nias 2019. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 120 peserta dari 16 negara.

Adapun 120 peserta itu terdiri dari 95 peserta laki-laki dan 25 peserta wanita. Mereka berasal dari Indonesia, Australia, Prancis, Portugal, Spanyol, Jepang, Amerika Serikat, Venezuela, Hawai, New Zealand, Argentina, Peru, Chili, Afrika Selatan, Mauritius dan Brazil.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Taufik Madjid mengatakan, Kompetisi Surfing Internasional ini menunjukan Indonesia memiliki tempat surfing terbaik di dunia.

“Data di kami bahwa Surfing atau laut panorama indah dengan gelombang yang ada di Sorake ini terbaik nomor 1 di dunia. Kita bangga pak Bupati, anugerah Tuhan yang maha kuasa kepada kita semua diberikan keindahan alam ini,” kata Taufiq di acara Opening Serecomy World Surf League (WSL) Nias Pro 2019 di pantai Sorake, Nias Selatan, Selasa (10/9).

Taufiq mengatakan, dengan hadirnya peserta kompetesi surfing ini, memperlihatkan Indonesia mempunyai kekayaan alam yang luar biasa. Olehnya itu, Kementerian dan Lembaga yang ikut mendukung Sail Nias 2019, juga bersusah payah mendorong untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui promosi pariwisata.

“Sail Nias ini membawa manfaat ekonomi karena kita mempromosikan wilayah. Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di desa, mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa, yang ada di seluruh daerah melalui promosi-promosi pariwisata,” paparnya.

“Kita tahu dan kita sadar bersama bahwa Indonesia negara kepulauan yang betul-betul kaya akan sumber daya alam. Kita punya pantai yang indah di Nias Selatan yaitu pantai Sorake,” tambahnya.

BACA JUGA:  Duo Marquez di MotoGP 2020, Sama-Sama di Tim Repsol Honda

Taufiq juga menyampaikan bangga dan bersyukur bahwa pemerintah pusat dan seluruh pemerintah daerah mempunyai komitmen yang kuat.

“Yakni untuk terus mendorong percepatan pembangunan nasional, termasuk pembangunan di seluruh daerah,” pungkasnya.

Opening Serecomy World Surf League Nias Pro 2019 ini juga dihadiri Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenhumkam Fredy Harris, Kepala Daerah Se-Kepulauan Nias yang diwakili Forkopimda, Bupati Nias Selatan Hilarius Duha, serta Manager of WSL Of Asia Stephen Keith Robertson. (SPR)

Comments

comments

Loading...
loading...