Dinilai Menghambat Investasi, Pemerintah Segera Hapus IMB

Pemerintah akan segera menghapus IMB (Izin Mendirikan Bangunan), hal ini diungkapkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil. Kata Sofyan, rencana ini muncul karena pemerintah menilai keberadaan IMB lebih banyak mengundang pelanggaran dan menghambat investasi.

“Sedang dipikirkan regulasi ya, karena konsep izin yang selama ini lebih banyak pelanggarannya” ujar Sofyan, Jumat (20/9/2019). “Supaya nanti masyarakat bergerak cepat investasinya, selama mereka memiliki standar.”

Pemerintah hanya akan menerbitkan standarisasi bangunan yang harus dijalankan bagi setiap yang akan membuat bangunan baru. Apabila nantinya dalam pengawasan bangunan yang tidak sesuai standar, maka bangunan tersebut akan dibongkar. Proses pengawasan akan dilakukan oleh inspektur pembangunan.

Ketentuan mengenai IMB selama ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Di dalamnya disebutkan bahwa IMB adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

IMB ini diberikan kepada pemilik bangunan atau gedung yang ingin membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku. Dalam Pasal 14 ditegaskan bahwa setiap orang yang akan mendirikan bangunan gedung wajib memiliki IMB.

Adapun rencana hapus IMB ini merupakan salah satu saja dari rencana pemerintah mempercepat pertumbuhan investasi di tanah air. Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah berkomitmen mengintensifkan pembahasan tentang perbaikan ekosistem investasi dalam menghadapi ekonomi global.

Comments

comments

BACA JUGA:  Syafii Maarif: Ahok Cocok Duduki Posisi Strategis di BUMN
Loading...
loading...