Ratusan Orang Serbu Pangkalan Militer Area 51 untuk ‘Melihat Alien’

Acara penyerbuan Area 51 yang digadang-gadangkan akan dihadiri jutaan orang ternyata hanya dihadiri oleh kurang dari 200 orang yang muncul di gerbang pangkalan militer rahasia AS tersebut.

Sebagian besar dari mereka pergi dengan damai setelah adanya peringatan keras dari kepolisian, pihak berwenang mengatakan dua orang ditangkap di daerah perbatasan fasilitas terpencil di Nevada tersebut.

Angka itu jauh sekali dari jutaan orang yang mendaftar ke ‘Storm Area 51’, sebuah acara yang bermaksud sebagai sebuah lelucon di Facebook mengajak orang-orang untuk menyerbu Area 51 agar dapat melihat Alien di pangkalan yang menurut teori-teori konspirasi menyimpan bukti keberadaan makhluk luar angkasa.

Halaman acara kemudian ditutup setelah kecaman dari otoritas Amerika dan penduduk setempat, yang takut akan terjadi malapetaka jika kerumunan besar datang ke daerah gurun yang keras di mana internet, sinyal telepon dan fasilitas kartu kredit sangat langka.

Namun undangan itu tetap melahirkan festival-festival bertema alien di kota kecil Rachel di Nevada dan Hiko yang berada dekat dengan situs militer itu.

Sheriff Daerah Lincoln, Kerry Lee memperkirakan sekitar 1.500 orang telah berkumpul di lokasi-lokasi festival dan mengatakan lebih dari 150 orang juga melakukan perjalanan beberapa mil lebih jauh di jalan tanah yang belum beraspal untuk mencapai jarak yang cukup dekat agar bisa selfie di depan gerbang Area 51.

Kelompok lain yang terdiri dari sekitar 40 orang berkumpul di gerbang lain di Lembah Amargosa.

BACA JUGA:  Gempa 6,4 SR Guncang Filipina

Militer telah mengeluarkan peringatan keras bahwa kekerasan dan senjata api dapat digunakan jika pengunjung memaksa memasuki daerah pangkalan militer, dan pejabat lokal dan negara bagian mengatakan penangkapan akan dilakukan jika terpaksa.

“Itu tanah publik,” kata sheriff. “Mereka diizinkan pergi ke gerbang, selama mereka tidak melewati batas.”

Sebuah kelompok musik bernama Wily Savage mendirikan panggung pada hari Kamis di dekat Little A’Le’Inn di Rachel dan mulai bermain setelah gelap untuk beberapa ratus peserta perkemahan yang menantang suhu semalam sekitar 7C.

Gitaris Alon Burton mengatakan: “Ini dimulai sebagai lelucon, tetapi ini bukan lelucon bagi kami. Kami tahu orang-orang akan datang. Kami hanya tidak tahu berapa banyak.”

Daniel Martinez, 31, seorang pedagang kartu Pokemon dari Pomona, California, termasuk di antara mereka yang mengunjungi festival.

“Inilah ruang terbuka yang besar bagi orang-orang,” katanya. “Satu orang memulai sesuatu dan menginfeksi semua orang dengan positif. Apa pun bisa terjadi jika kamu memberi tempat pada orang-orang.”

Hiburan ini mengawali acara akhir pekan yang juga menampilkan pertemuan Jumat dan Sabtu di toko suvenir Pusat Penelitian Alien di Hiko.

George Harris, pemilik toko suvenir tersebut, mengatakan pertemuan itu akan fokus pada musik, film, dan diskusi tentang pengetahuan makhluk luar angkasa.

Pihak berwenang melaporkan tidak ada insiden serius terkait festival, yang dijadwalkan berlangsung hingga hari Minggu.

Hiko dan Rachel berjarak sekitar 45 menit di jalan lintas yang disebut Jalan Tol Extraterrestrial, dan dua jam perjalanan dari Las Vegas.

Michael Ian Borer, seorang sosiolog University of Nevada, Las Vegas, yang meneliti budaya pop dan aktivitas paranormal, menyebut perayaan yang dipicu oleh lelucon internet ini “perpaduan sempurna antara minat terhadap alien dan supranatural, konspirasi pemerintah, dan keinginan untuk mengetahui apa tidak diketahui. ”

BACA JUGA:  Cuaca Terlalu Panas, Qatar Pasang Pendingin di Luar Ruangan

“Orang-orang ingin menjadi bagian dari sesuatu, untuk menjadi yang terdepan,” katanya. “Area 51 adalah tempat yang tidak bisa dikunjungi warga biasa. Ketika kamu melarang orang-orang mereka untuk melakukan sesuatu, mereka hanya ingin melakukannya lagi.”

Eric Holt, manajer Lincoln County, mengatakan dia yakin pihak berwenang dapat menangani 30.000 pengunjung di kedua acara tersebut. Namun, masyarakat sekitar bersiap menghadapi masalah setelah lebih dari dua juta orang merespons posting Facebook “Storm Area 51” beberapa minggu yang lalu.

“Tempat ini akan sangat dingin di malam hari. Dan ketika para pengunjung tidak mendapatkan apa yang mereka cari, mereka akan marah,” tambahnya.

Comments

comments

Loading...