3 Tersangka Penganiayaan dan Penculikan Ninoy Karundeng Dijerat UU ITE

Ninoy Karundeng
Tiga dari 13 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng, dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Ketiga tersangka ini juga turut dijerat dengan Pasal 170 dan Pasal 335 KUHP. Hal ini diungkapkan oleh  Kabid Humas Polda Metro Jaua Kombes Pol Argo Yuwono, namun Argo tidak menyebut identitas ketiga tersangka itu, ia hanya mengatakan kalau ketiga tersangka itu merupakan perempuan.

“Ada tiga orang yang kita kenakan juga UU ITE, tiga orang itu perempuan” ujar Argo, Selasa (8/10/2019).

13 tersangka yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan tersebut adalah, Bernard Abdul Jabbar, Fery alias F, AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, dan R. Mereka dijerat dengan Pasal 170 dan Pasal 335 KUHP.

Kini para tersangka itu pun telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Namun satu tersangka berinisial TR ditangguhkan penahanannya dengan alasan kondisi kesehatan.

Ninoy Karundeng sebelumnya dikabarkan telah diculik oleh sekelompok orang saat aksi di Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). Ketika itu, Ninoy mengambil gambar orang-orang yang terkena gas air mata saat aksi tersebut.

Namun melihat Ninoy, beberapa orang langsung merampas ponsel Ninoy dan membawa Ninoy ke sebuah masjid untuk diinterogasi dan menanyakan alasan ia memotret aksi di lokasi tersebut. Namun tak hanya mengintrogasi, para pelaku juga menganiaya Ninoy.

BACA JUGA:  Marak Aksi Pencurian, Dua Laptop dan Satu Ponsel Raib Digasak Maling

Setelah itu, Ninoy dipulangkan oleh para pelaku keesokan harinya, Selasa (1/10/2019). Atas kejadian tersebut, Ninoy pun melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Selasa malam.

Comments

comments

Loading...
loading...