Kominfo Menghalalkan Keberadaan Buzzer

Banyak yang belum mengerti apa itu buzzer, ada sebagian masyarakat menganggap sebagai sesuatu yang tidak wajar atau dalam konteks negative sehingga beberapa hari ini buzzer jadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) justeru menghalalkan keberadaan buzzer. Kegiatan yang dilakukan para buzzer tidak melanggar hukum. “Buzzer enggak melanggar, yang melanggar itu kontennya. Yang kita awasi kontennya.” ujar Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Buzzer sering berkeliaran di media sosial, misalnya di Twitter. Untuk itu Kominfo akan mengawasi perilaku para buzzer. Kata Semuel, perilaku buzzer harus otentik, jika melanggar tentu akunnya akan dihapus.

Buzzer kini sudah menjadi mata pencaharian, sementara Kominfo tidak akan merencanakan membuat aturan karena sudah banyak masyarakat yang menjadi buzzer, pengiklan yang dibayar.

“Kan iklan, dibayar mereka. Emang enggak boleh jadi endorser? Emang pemerintah mau ngasih duit ke orang-orang? Yang penting tidak boleh melanggar konten, enggak boleh pakai akun palsu, harus generik,” tegasnya.

Menurut Semuel, buzzer tidak perlu diatur, yang perlu diatur adalah kontennya, supaya berlandaskan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Comments

comments

Loading...
loading...