Heboh, Ada Acara Kebaktian di Anjungan Sumatera Barat TMII

Perantau Minang yang ada di Jakarta menyesalkan, anjungan Sumatera Barat yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah dijadikan tempat acara kebaktian agama lain, Senin 18 November 2019.

“Ini merupakan aib besar yang tidak boleh terjadi, harga diri kita sebagai orang Minang yang kuat dengan adat dan agamanya telah diinjak-injak,” ujar salah seorang perantau Minang yang ada di Jakarta, Jumadi, Kamis (21/11/2019).

Menurut Jumadi yang juga merupakan Dewan Syuro PBB ini, pengelola anjungan telah mengabaikan prinsip adat dan budaya Minangkabau, karena anjungan Sumatera Barat yang ada di TMII itu merupakan keterwakilan adat dan budaya Minang di ibu kota.

“Kita harus cari tahu ada apa? Kenapa sampai terjadi hal yang memalukan sebagian besar orang Minang ini,” tegasnya.

Acara kebaktian di anjungan Sumatera Barat berlangsung mulai pukul 10.00 – 14.00 WIB  ini cukup menghebohkan dan juga viral di media sosial. Apalagi di ajungan itu juga terbentang sebuah spanduk dengan tulisan “Kebaktian Padang”

Heboh, Ada Acara Kebaktian di Anjungan Sumatera Barat TMII 1

Berbagai komentar pun bermunculan dari para netizen. Kejadian ini dinilai telah mencoreng arang di kening sebagian besar orang Minang.

“Siapapun yang terlibat harus diberi sanksi,” tulis netizen dikutip dari Semangat News.

Sementara, pengelola Anjungan Sumatera Barat di Taman Mini, Jakarta mengaku kecolongan, karena tempat ini dijadikan acara Kebaktian agama lain, Senin 18 November 2019. Entah siapa yang memberikan izin, acara itu digelar tanpa kendala, bahkan direkam oleh petugas keamanan dan vedio itu lalu viral di medsos.

BACA JUGA:  Pasang Rantai pada Santri, Kepala Pesantren Dipenjara 2 Tahun

Kadis Penghubung Andre Setiawan yang mengaku kecolongan dan sekalian minta maaf.

Inilah pernyataannya:

Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.

Terkait dengan beredarnya informasi/ video acara Kebaktian di Balairung Anjungan Sumatera Barat Taman Mini Indonesia Indah, kami sampaikan hal sebagai berikut :

  1. Kegiatan terjadi pada Hari Senin 18 November 2019. Hari Senin merupakan hari libur bagi seluruh staf di anjungan daerah sebagai pengganti hari kerja Sabtu dan Minggu, terkecuali bagi petugas keamanan.
  2. Kegiatan tersebut tidak mempunyai izin resmi dari Pengelola Anjungan Sumatera Barat. Tanpa sepengetahuan pengelola, salah seorang staf anjungan yang tidak punya wewenang untuk memberikan izin, mempersilahkan acara karena panitia kegiatan berdalih acara tersebut adalah kegiatan sosial dan Family Gathering.
  3. Pada saat acara berubah menjadi acara kebaktian, petugas keamanan langsung menegur dan meminta penyelenggara acara untuk menghentikan dan memindahkan kegiatan ke lokasi lain. Sempat terjadi ketegangan, namun akhirnya kegiatan dipindahkan ke Gedung Keong Mas TMII.
  4. Kepada staf yang tanpa wewenang telah memberikan izin dan menyalahi prosedur, telah diberikan teguran dan diusulkan pemberian sanksi.
  5. Kami selaku Pengelola Anjungan Sumatera Barat memohon maaf atas kejadian yang sangat memalukan ini.

Ttd,

Pengelola Anjungan Sumbar TMII.(zln)

Liputan OYONG PIAI

 

Comments

comments

Loading...
loading...