NASIONAL

379 Jemaah Tabligh Indonesia Masuk Daftar Hitam Pemerintah India

Jemaah Tabligh
379 jemaah tabligh asal Indonesia masuk dalam daftar hitam pemerintah India dan 44 di antaranya saat ini memiliki perkara hukum. Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Kamis (9/4).

“379 jemaah tabligh itu memang masuk daftar hitam, tetapi yang berperkara hukum ada 44,” ujar Judha Nugraha, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI,

Judha Nugraha menjelaskan dari 379 jemaah tabligh itu hanya 44 WNI yang menghadapi proses hukum, 34 di antaranya berada di New Delhi, sementara 10 sisanya ada di Kota Mumbai.

Judha memastikan Kedutaan Besar RI di New Delhi telah melakukan pendampingan bagi puluhan WNI tersebut selama proses hukum berlangsung.

“KBRI New Delhi telah meminta pengacara dari KBRI untuk melakukan pendampingan dan juga memberikan nasihat hukum. Kita juga menjalin komunikasi dengan jemaah tablig, organisasi jemaah tabligh di India terkait dengan proses hukum ini,” ujarnya.

Namun, Judha tidak menyebutkan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh WNI tersebut.

Bukan hanya memberi pendampingan hukum, Pemerintah Indonesia melalui KBRI New Delhi juga memastikan ratusan jemaah tablig asal indonesia di India mendapatkan bantuan logistik di tengah kebijakan karantina wilayah yang ditetapkan pemerintah setempat sejak akhir bulan lalu.

“KBRI kita di New Delhi telah memberikan logistik kepada kelompok paling terdampak dan rentan. Ini sebagai bentuk upaya kita memberikan perlindungan yang maksimal,” ujar Judha.

Kementerian Luar Negeri juga melaporkan di luar kelompok itu juga terdapat 27 anggota jemaah tablig asal Indonesia di India dinyatakan positif tertular COVID-19

“Berdasarkan data terakhir dari KBRI New Delhi ada 27 jemaah tablig kita yang terinfeksi COVID-19, 17 dalam masa perawatan dan 10 sudah dinyatakan sembuh,” kata Judha.

BACA JUGA:  NIK Disepakati oleh Kemendagri dan KPK Sebagai Instrumen Utama Pemberian Bansos

Judha menjelaskan 17 WNI yang dirawat di India saat ini dalam kondisi stabil.

Kementerian Luar Negeri RI mencatat per hari ini ada kurang lebih 984 jemaah tabligh asal Indonesia yang tersebar di sembilan negara, di antaranya India, Pakistan, Bangladesh, Filipina, dan Nepal.

Comments

comments

loading...