NASIONAL

Anies Baswedan Tunda Semua Kegiatan di Rumah Ibadah Termasuk Salat Jumat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil kebijakan terkait makin melonjaknya jumlah warga terjangkit Virus Corona (COVID-19). Anies memutuskan untuk menunda semua kegiatan di rumah ibadah yang mengundang banyak orang termasuk salat Jumat. Hal ini berlaku selama 2 minggu ke depan.

“Kegiatan peribadatan yang diselenggarakan bersama-sama di rumah ibadah kita sepakati ditunda untuk sementara waktu 2 minggu ke depan, nanti kita pantau kondisinya,” ujar Anies Baswedan, Kamis (19/2/2020).

Konseksuensi dari kebijakan ini kata Anies Baswedan tentu ada ibadah rutin yang ditiadakan dalam dua minggu ini. Salah satunya, yakni ibadah salat Jumat. “Konsekuensinya bagi umat Islam kegiatan Salat Jumat yang biasanya berjalan normal minggu lalu, anjuran kita adalah melakukan Salat Jumat membawa sajadah sendiri. Maka hari ini Salat Jumat di Jakarta ditunda selama 2 Jumat ke depan,” tutur Anies.

“Begitu juga dengan Misa Minggu dan kebaktian juga ditunda untuk 2 minggu ke depan nanti kita pantau perkembangannya,” ujar Anies.

Anies juga sudah memastikan Umat Hindu juga sudah sepakat kegiatan Nyepi juga tidak dilakukan secara ramai. Ibadah akan dilakukan masing-masing untuk mencegah corona.

“Begitu juga dengan kegiatan Nyepi tadi unsur umat Hindu yang hadir menyampaikan bahwa kegaitan Nyepi kami apresiasi tidak dilakukan dengan keramaian. Jadi kegiatan keramaian ditiadakan,” jelas Anies.

“Ini dalam rangka mencegah penularan (corona) jadi lebih cepat,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Meriahkan Hut Kodam XII/Tpr, Kodim 1015/Spt Gelar Baksos.
loading...