Beranda INFO SEHAT Aquatreat Therapy Indonesia Gelar Seminar Virtual Pertama Bertema “Solusi Tepat Hamil Sehat”.

Aquatreat Therapy Indonesia Gelar Seminar Virtual Pertama Bertema “Solusi Tepat Hamil Sehat”.

Aquatreat Therapy Indonesia
Aquatreat Therapy Indonesia (AQTY) memberikan sebuah edukasi pada masyarakat dengan mengelar sebuah seminar secara virtual dalam masa pandemi Covid – 19.

Dalam seminar virtual pertama di Indonesia ini dimasa pandemi Covid – 19, Aquatreat Therapy Indonesia mengangkat tema “Solusi Tepat Hamil Sehat”

Tema “Solusi Tepat Hamil Sehat” yang dibahas dalam seminar Aquatreat Therapy Indonesia adalah kasus sulit dan gagal hamil dari 3 sudut pandang pakar kesehatan yaitu Dokter SpOG, Dokter hewan dan Herbalis.

aquatreat Therapy Indonesia
dr .Amalia Andani, MMRS / Foto : Dok

Acara seminar virtual dengan tema “Solusi Tepat Hamil Sehat” bisa disaksikan secara gratis di kanal video berbagi Aquatreat Therapy Indonesia.

Acara ini dimoderatori oleh dr. Amalia Andani, MMRS, yang menghadirkan tiga pembicara. Yakni Direktur AQTY, Ir H Juanda serta dr Mulyanusa Amarullah Ritonga, Sp.OG(K), M.Kes dan drh Soetrisno, MM.

Selama dua jam lamanya, ketiganya membahas tentang permasalahan yang terjadi akibat gagal hamil dan keguguran berulang. Tentunya acara ini menyatukan persepsi tentang infeksi Torch dari kacamata medis dan pengobatan herbal AQTY.

dr. Amalia Andani, MMRS mengatakan bahwa kali ini dan pertama kalinya seminar virtual ini mengundang dua dokter, yaitu dr Mulyanusa Amarullah Ritonga, Sp.OG(K), M.Kes spesialis kandungan dan drh Soetrisno, MM. dokter hewan.

Aquatreat Therapy Indonesia

“Kenapa kami menghadirkan keduanya karena berkaitan langsung dengan permasalahan yang dialami pasangan menikah. Dokter hewan akan membahas tentang toxoplasma yang berasal dari hewan (kucing),” jelas dokter muda ini pada Indeksnews.

Fokus Pada Penyakit Torch

Aquatreat Therapy Indonesia (AQTY) adalah sebuah pusat konsultasi spesialis TORCH (Toxo.Rubella-CMV & Herpes) di Bogor, Jawa Barat.

Menurut Ir.H. Juanda (Direktur Aquatreat Therapy Indonesia) bahwa dirinya menangani TORCH ini sejak tahun 1996.

Dimana saat itu ia mengalami sendiri terkena TORCH tahun 1990 ketika menikah, sang istri tercinta mengalami janin meninggal di kandungan, dua kali keguguran di usia kandungan 3 dan 2 bulan. Serta pengangkatan janin di usia 5 bulan. Total selama lima tahun mencoba pengobatan secara medis.

BACA JUGA:  Cristiano Ronaldo Sembuh dari Covid-19
Aquatreat Therapy Indonesia
Ir. H. Juanda – Direktur Aquatreat Therapy Indonesia / Foto : Dok

Lulusan Fakultas Peternakan ini tentu saja mempercayakan penanganan infeksi virus yang dialami dengan pengobatan medis. Namun selama lima tahun menjalani, tingkat TORCH tak menurun sedikit pun.

”Saya mencoba melakukan anjuran dokter dengan cara menelan 8 jenis obat yang harus diminum 5 jam sekali. Melakukan 1,5 tahun uji lab secara rutin namun tidak hilang juga (Torch). Ternyata setelah mengeluh pada dokter, barulah disebutkan bila Torch belum ada obatnya,”ungkap Ir.H. Juanda yang saat itu mengaku putus asa.

Ditengah keputus asaan, Ir.H. Juanda mendapat ilmu pengetahuan yang berasal dari Sang Pencipta. Sambil berikhtiar dan doa, Juanda menemukan ramuan dari herbal yang ampuh menyembuhkan infeksi Torch.

Pengalaman inilah yang kemudian Juanda jadikan sebagai awal proses penyembuhan bagi istrinya.

”Selama tiga tahun dari 1996 hingga 1999, alhamdulillah kami terbebas dari Torch berkat ramuan yang saya temukan hingga sekarang saya fokus ke pengobatan Torch,” tambah Ir.H.Juanda yang kemudian ikhtiarnya itu menjadi manfaat bagi banyak orang hingga saat ini.

 

Tentang Penyakit TORCH

Penyakit Torch merupakan kelompok infeksi beberapa jenis virus dan parasite yang semuanya memberikan sindrom manifestasi klinik yang hampir mirip satu dengan lainnya, sehingga sulit dibedakan antara penyebab penyakit beberapa jenis virus tersebut dengan parasite Toxoplasma berdasarkan sindrom gejala penyakit.

Aquatreat Therapy Indonesia
drh. Soetrisno, MM / Foto : Dok

Ini semua kemudian disatukan dalam istilah baru yang disebut sebagai infeksi Torch, singkatan dari infeksi oleh parasite Toxoplasma gondii, virus Rubella, CMV (Cytomegalo virus), virus Herpes Simplex (HSV1 – HSV2), dan kemungkinan oleh virus lain yang dampak kliniknya lebih terbatas (misalnya Measles, Varicella, Echovirus, Mumps, virus Vacciana, virus Polio, dan virus Coxsackie-B).

Penyakit Torch yang ditimbulkan oleh Toxoplasma gondii, Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), Herpes Simplex Virus (HSV), dan Virus lainnya ini bisa menyebabkan kelainan dan berbagai keluhan yang menyerang siapa saja, mulai anak-anak sampai orang dewasa, baik pria maupun wanita.

BACA JUGA:  Sariawan Sembuh dengan Cepat, Ayo Gunakan Cara Ini

Bagi ibu yang terinfeksi ketika mengandung dapat menyebabkan kelainan pertumbuhan pada bayinya. Kelainan pertumbuhan tersebut menghasilkan kelainan anak-anak dengan kecacatan fisik (physical deformities) dan cacat mental 9mental retardation) yang beraneka ragam sehingga mengurangi kualitas generasi muda masa depan.

Infeksi Torch dapat juga menyerang inti sel serta semua jaringan organ tubuh, termasuk organ sistem saraf pusat dan perifeir yang mengendalikan fungsi-fungsi gerak, pengelihatan, pendengaran, sistem kadiovaskuler serta metabolism tubuh.

Amat disayangkan bahwa penyakit Torch ini kurang dikenal masyarakat sehingga usaha pencegahan dan penyembuhannya belum diketahui sebagian besar masyarakat Indonesia secara maksimal.

Tips Mencegah Virus Torch.

Dalam Seminar Virtual yang di gelar ada beberapa tips yang disampaikan ketiga pembicara. Yaitu, biasakan mencuci bersih sayuran dari kotoran tanah. Masaklah daging secara sempurna sehingga spora akan mati dan memeriksa rutin hewan peliharaan dengan higienis.

loading...