Beranda NASIONAL Banyak Masyarakat Mendadak Miskin Akibat Covid-19, Pemberian Bantuan dari Pemerintah Diperluas

Banyak Masyarakat Mendadak Miskin Akibat Covid-19, Pemberian Bantuan dari Pemerintah Diperluas

Masyarakat
Akibat wabah Covid-19 banyak masyarakat yang semula tidak miskin mendadak menjadi miskin. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

Muhadjir Effendy mengatakan bahwa itulah salah satu penyebab mengapa pemerintah akan menyalurkan bantuan juga kepada masyarakat yang tak masuk di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang ada.

“Pemberian bantuan ini diperluas tidak hanya yang ada dalam DTKS tapi juga di luar, karena di luar DTKS sudah banyak masyarakat yang semula tidak miskin mendadak jadi miskin sebagai dampak Covid-19,” ujar Muhadjir pada video konferensi, Kamis (30/4/2020).

Masyarakat yang mendadak miskin itu, kata Muhadjir, disebabkan oleh kehilangannya sumber penghasilan, pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga usaha yang tak berjalan baik.

Masyarakat

Masyarakat yang mengalami hal tersebut, termasuk ke dalam kategori warga yang tiba-tiba miskin atau miskin kagetan akibat Covid-19 yang datanya tak ada dalam DTKS.

“Sudah ada kesepakatan kementerian di bawah PMK dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengenai DTKS. Boleh ambil data di luar DTKS dengan catatan harus terkonfirmasi baik dari RT/RW sampai kabupaten untuk minimalkan kesalahan penyaluran,” ujarnya.

Muhadjir mengatakan, sekalipun sudah mengantongi izin KPK, namun hal tersebut tetap harus mendapat perhatian agar penyalurannya tepat sasaran.

Masyarakat yang dalam keadaan tak beruntung bisa terjangkau dengan program jaring pengaman sosial yang dibuat pemerintah tersebut.

Kata Muhadjir, dalam penyaluran bansos ini, wilayah DKI Jakarta dan Bodetabek memang menjadi prioritas pemerintah. Sebab kebijakan jaring pengaman sosial ini juga seiring dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala ebsar (PSBB) di wilayah tersebut karena merupakan lokasi episentrum Covid-19.

“Yang penting, program ini tidak bisa serta-merta disampaikan disalurkan ke masyarakat simultan tapi bertahap karena perlu proses. Namun pemerintah berusaha betul bagaimana supaya bansos bisa segera sampai secepatnya di tangan yang berhak,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Tri Rismaharini Minta Pelajar Terlibat Aksi Tolak Omnibus Law Sujud di Kaki Orang Tuanya
loading...