Beranda INTERNASIONAL Belanda Berikan Kompensasi Rp 86 Juta untuk Keluarga Korban Perang Kemerdekaan RI

Belanda Berikan Kompensasi Rp 86 Juta untuk Keluarga Korban Perang Kemerdekaan RI

Pemerintah Belanda menyatakan akan memberikan kompensasi terhadap keluarga warga Indonesia yang menjadi korban tentara Belanda selama Perang Kemerdekaan Indonesia antara tahun 1945 dan 1950, Senin (19/10/2020).

Syaratnya, warga Indonesia yang mendapatkan kompensasi dari Pemerintah Belanda ini adalah mereka yang dapat memberikan bukti sebagai keturunan korban dan akan memperoleh 5.000 euro atau sekitar Rp 86 juta.

BACA JUGA:  Jasad Selebgram Alexis Sharkey Ditemukan Tanpa Busana 4,8 km dari Rumahnya.

Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok, dan Menteri Pertahanan, Ank Bijleveld, mengatakan Anak-anak yang dapat membuktikan bahwa ayah mereka adalah korban eksekusi berhak atas kompensasi tersebut.

Beberapa kriteria warga yang bisa mengklaim kompensasi tersebut salah satunya dapat memberikan bukti bahwa orang tua mereka memang telah dibunuh dalam eksekusi yang terdokumentasi dan bukti ayah melalui dokumen identitas.

Belanda

BACA JUGA:  Hati-Hati Lelang Palsu Kendaraan Bea Cukai Melalui WhatsApp dan SMS Berantai

Pengumuman itu menyusul putusan pengadilan awal tahun ini yang memerintahkan negara untuk memberi kompensasi kepada janda dan anak-anak dari 11 pria yang terbunuh antara tahun 1946 dan 1947 di pulau Sulawesi selatan Indonesia atau saat itu disebut Celebes.

Hakim Belanda sebelumnya juga menampik argumen negara yang menyatakan bahwa kekerasan yang dilakukan selama perjuangan kemerdekaan Indonesia terikat oleh undang-undang pembatasan.

Belanda

BACA JUGA:  Ahmad Riza Patria dinyatakan Positif Covid-19.

Dilansir Aljazirah, Pengadilan Belanda sedang mendengarkan beberapa kasus kerabat lainnya yang meminta kompensasi atas kekejaman yang dilakukan oleh pasukan kolonial Belanda tindakan pembersihan untuk membasmi pejuang kemerdekaan Indonesia. Sedikitnya 860 orang tewas oleh regu tembak, kebanyakan antara Desember 1946 dan April 1947 di Sulawesi.

Pemerintah Belanda meminta maaf pada 2013 atas pembunuhan yang dilakukan oleh tentara kolonialnya dan mengumumkan kompensasi kepada para janda dari mereka yang meninggal. Namun, Den Haag secara konsisten menolak untuk membayar ganti rugi kepada anak-anak mereka.

loading...
Apa Tanggapan Anda Tentang Media Ini?