NASIONAL

Breaking News: Kasus Covid di Maluku Dari 581 Naik Menjadi 633

Breaking News: Kasus Covid di Maluku Daro 581 Naik Menjadi 633
AMBON — Sesuai data Update hari ini Senin 22 juni 2020 kasus terkonfirmasi Covid – 19 Provinsi maluku dari 581 kini signifikan naik mencapai 633.

Hal ini di sampaikan oleh Tim gugus tugas Provinsi Maluku yang juga adalah Karo Humas Protokoler Kantor Gubernur Maluku Melky Lohy lewat Press Release-nya bahwa pertanggal 22 juni 2020 Kasus terkonfirmasi naik 52 kasus.

Dikatakannya Total konfirmasi 633 (↑ 52), Penambahan kasus konfirmasi, yaitu 19 kasus konfirmasi dari Kota Ambon, 23 kasus konfirmasi Kabupaten Maluku Tengah, 2 kasus konfirmasi Kabupaten Maluku Barat Daya, 8 kasus konfirmasi dari Kabupaten Seram Bagian Timur.

Sementara yang Dalam perawatan 455 (↑ 48), Sembuh 165 (↑ 4)
Penambahan kasus sembuh, yaitu” Kasus 161: “YT”, Perempuan,
34 tahun, asal Kota Ambon, Kasus 250: “A”, Laki-Laki, 13 tahun, asal Kabupaten Seram Bagian Timur Kasus 383: “IIU”, Perempuan,
21 tahun, asal Kota Ambon, Kasus 394: “ALT”, Perempuan, 49 tahun, asal Kota Ambon.

Pada kasus Meninggal 13 kasus sedangkan pada status PDP 49 kasus terbagi dari” 46 orang Kota Ambon, 3 orang Kabupaten Maluku Tengah.

Sedangkan untuk yang berstatus ODP 96 orang yakni” 83 orang dari Kota Ambon, 11 orang dari Maluku Tengah, 2 orang dari Kabupaten Seram Bagian Timur.

Sedangkan dalam tanggung jawab Tim Gugus tugas yang dapat di lakukan ialah menjalankan Pelaksanaan Penanganan COVID-19 dengan fungsi Sekretariat yang mana Menjalankan koordinasi dan fasilitasi lintas bidang dalam Gugus Tugas
Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku.

Menyiapkan administrasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku dan kemudian pada Bidang Operasi dibagi Sub Bidang Penanganan

Isolasi Karantina yakni” Kota Ambon Asrama Haji, Balai Pertanian, dan Diklat Agama sebagai tempat karantina dalam kondisi kosong.

Untuk Kabupaten Seram Bagian Barat Tempat karantina untuk pelaku perjalanan bertempat di Rusun Pemda, dengan Kapasitas yang dapat digunakan 52 kamar, 156 tempat tidur, Total pelaku perjalanan 16 orang.

Tindakan Medis dalam Penanganan medis dilakukan pada beberapa Rumah Sakit maupun tempat karantina dengan rincian, dengan rinciannya” RSUD Dr M. Haulussy Kapasitas 85 Tempat Tidur, RSUD Dr M. Haulussy Kapasitas 85 Tempat Tidur.

loading...