HUKUM

Bupati Agam Indra Catri Diperiksa Polda Sumbar Terkait Kasus Anggota DPR Mulyadi

Indra Catri
Indra Catri diperiksa Polda Sumatra Barat, Jumat, 29 Mei 2020. Bupati Agam Sumatera Barat ini diperiksa terkait kasus dugaan pencemaran nama baik anggota DPR Mulyadi via media sosial.

Indra Catri diperiksa di ruang penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar. “Sementara sebagai saksi ya,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto di kantornya hari ini.

Hingga sekitar pukul 12.51 WIB, orang nomor satu di Kabupaten Agam itu masih diperiksa sebagai saksi. Sehari sebelumnya, Kamis, 28 Mei 2020, Sekretaris Daerah Agam Martias Wanto juga diperiksa sebagai saksi.

“Jadi Polda Sumbar melakukan penyelidikan adanya laporan dari salah satu masyarakat atas nama Revli Irwandi. Laporan tentang akun Facebook yang merupakan pencemaran nama baik atas nama Ir. Mulyadi,” ujar Satake Bayu di Polda Sumbar, Jumat (29/5/2020).

Satake Bayu mengatakan, pihaknya telah memeriksa sebanyak 13 orang saksi. Dari belasan saksi itu, dua di antaranya merupakan Sekda dan Bupati Agam.

Kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook itu dilaporkan oleh sejumlah orang, termasuk Revli Irwandi pada awal Mei 2020 dengan nomor laporan LP/191/V/2020/SPKT Sbr.

Revli Irwan adalah sopir pribadi Mulyadi, anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi Partai Demokrat. “Siapa yang merasa (dirugikan) atau ingin melaporkan kami tindak lanjuti.”

Satake Bayu menjelaskan pencemaran nama baik itu dilakukan di akun Facebook yang memposting sebuah foto dan menuliskan kata-kata yang tidak pantas. Akun Facebook itu diketahui bernama Mar Yanto yang ternyata akun bodong.

loading...